Lagi, Anak Petinju Muhamamad Ali Ditahan di Bandara Amerika

Muhammad Ali jr/instagram

Arah - Putra petinju legendaris Amerika Serikat Muhammad Ali ditahan dan diinterogasi pihak bea cukai bandara Amerika.

Laporan laman selebritis TMZ seperti dikutip Antara, Muhammad Ali Jr. Jumat (10/3/2017) waktu AS tengah berada di Bandara Nasional Reagan untuk check in.

Pengacara Ali mengatakan bahwa komputer kemudian menandai Ali dan dia kemudian ditanyai petugas.

Petugas bandara tak mau mengakui KTP Ali Jr untuk kemudian meminta dia menelepon pihak Departemen Keamanan Dalam Negeri. 

Begitu Ali menyerahkan paspornya untuk memastikan identitasnya, petugas keamanan Departemen Keamanan Dalam Negeri ini mengizinkan Ali Jr terbang.

Ali Jr pernah menghadapi perlakuan serupa bulan lalu di sebuah bandara di Florida.

Seorang anak lelaki legenda tinju Muhammad Ali ditahan untuk diinterogasi selama dua jam di bandara Florida setelah kembali dari Jamaika karena namanya terdengar seperti nama Arab menurut laporan media Amerika Serikat pada Jumat malam waktu setempat.

Baca Juga: Kebijakan Trump Soal Larangan Masuk AS Turunkan Jumlah Wisatawan
Trump Undang Presiden Palestina ke Gedung Putih, Ini yang Dibahas

Menurut pengacaranya Chris Mancini kepada Louisville Courier-Journal, saat itu Muhammad Ali Jr. (44), memiliki paspor Amerika Serikat, sedang bepergian dengan ibunya Khalilah Camacho-Ali, istri kedua Muhammad Ali.

Mancini mengatakan kepada surat kabar itu bahwa keduanya ditahan untuk dimintai keterangan di Bandara Internasional Fort Lauderdale pada 7 Februari karena nama mereka terdengar seperti nama Arab.

Camacho-Ali kemudian dibebaskan setelah menunjukkan foto dirinya bersama mantan suaminya kepada petugas Bea Cukai Amerika Serikat.

Namun Ali Jr tidak mempunyai foto seperti itu -- dan menurut Mancini dia ditahan selama dua jam dan berulang kali ditanya "Dari mana Anda mendapatkan nama Anda?" dan "Apakah Anda muslim?"

Ketika dia mengatakan bahwa dia -- seperti ayahnya -- adalah seorang muslim, petugas itu bertanya lebih lanjut.

"Bagi keluarga Ali, sudah jelas bahwa ini berhubungan langsung dengan upaya Trump melarang Muslim masuk ke Amerika Serikat," kata Mancini kepada Courier-Journal, mengacu ke perintah eksekutif Presiden Donald Trump pada akhir Januari yang memberlakukan 90 hari larangan kunjungan bagi warga dari tujuh negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

Larangan kunjungan tersebut sudah ditangguhkan oleh pengadilan federal Amerika Serikat.

Berita Terkait

Kebijakan Imigrasi AS, Trump: Pengadilan Sangat Politis Kebijakan Imigrasi AS, Trump: Pengadilan Sangat Politis
Ini Daftar Negara yang Menjadi Teman dan Musuh Trump Ini Daftar Negara yang Menjadi Teman dan Musuh Trump
Batalkan Kebijakan Imigran, Trump Kritik Pengadilan Federal Batalkan Kebijakan Imigran, Trump Kritik Pengadilan Federal

#Jakarta #Muhammad Ali #Petinju Muhammad Ali #Kebijakan Donald Trump #Trump larang muslim masuk AS

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar