PBNU Gelar Doa dan Tahlilan di Kantor Selama 7 Hari

Sejumlah santri dan pelayat melakukan salat jenazah KH Hasyim Muzadi di Pondok pesantren Al Hikam, Cenggerayam, Malang, Jawa Timur, Kamis (11/3). Salah satu Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) tersebut meninggal dunia di Malang pada Kamis (11/3) pagi, setelah sempat dirawat di ruang ICU Rumah sakit Lavalette-Malang selama tiga hari karena kesehatannya memburuk. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Arah -  Pengurus sekretariat sebut sebelum meninggal Ketua PBNU periode 1999-2009, KH Hasyim Muzadi adalah sosok yang tidak ingin terlalu merasakan penyakitnya demi melayani umat.

"Beliau orangnya sabar, sakit-sakit juga kalau diundang sama cabang, dia berangkat, jadi kita enggak tau kalo dia lagi sakit," ujar H.Ahmad Maliki, mantan Sekretariat Keuangan PBNU saat ditemui tim arah.com di kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (16/3).

Selama 48 tahun menjabat di PBNU, Maliki mengenal sosok KH Hasyim Muzadi sosok yang selalu terbuka kepada karyawan dan selalu menanyakan kabar dan keluarga karyawannya.

"Saya kalau ketemu selalu disapa dan ditanyakan kabar anak dan keluarga, ditanya sudah punya kain belum buat lebaran," ujarnya mengenang.

Baca Juga: Mendagri Copot Ahok, Ini Alasannya
Kenangan Mahfud MD Tentang Sosok KH Hasyim Muzadi
Doa Bersama untuk KH Hasyim Muzadi akan Digelar di Rembang

KH Hasyim Muzadi sebelumnya sudah lama mengalami sakit perut hingga gula darah, saat dirinya dirawat dirumah sakit selama dan dibawa pulang, namun kesehatan semakin memburuk akhirnya dikembalikan kerumah sakit hingga setelah tiga hari ulama kharismatik tersebut meninggal dunia, sebagaimana yang diungkapkan

"Udah lama sekitar 10 hari dirawat dirumah sakit, namun karena permintaan pak Hasyim minta dipulangkan ke rumah, setelah dirumah beberapa hari, kesehatannya mulai memburuk, dibawa kembali ke rumah sakit, dan tiga hari dirumah sakit meninggal," ujar H Masthur Asrie, sekretariat PBNU yang masih menjabat.

Maliki, Masthur dan karyawan PBNU lainnya rencananya akan ikut menghadiri pemakaman orang yang pernah memimpin PBNU tersebut, usai melakukan tahlilan di kantor Masjid PBNU.

Adapun tahlilan akan seterusnya digelar selama 7 hari berturut-turut ba'da dzuhur. Waktu ba'da dzuhur diambil berdasarkan jam kerja karyawan pada siang hari.

"Tahlilan tersebut juga terbuka untuk umum, sehingga masyarakat NU lain yang berada disekitar kantor PBNU dipersilahkan untuk datang," ujarnya. (Dini Afrianti)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

PBNU Instruksikan Salat Ghaib dan Tahlil untuk KH Hasyim Muzadi PBNU Instruksikan Salat Ghaib dan Tahlil untuk KH Hasyim Muzadi
Pemakaman KH Hasyim Mudazi Sudah Disiapkan Pemakaman KH Hasyim Mudazi Sudah Disiapkan
Pernah Jadi Cawapres, Kiprah Hasyim Muzadi Berliku Pernah Jadi Cawapres, Kiprah Hasyim Muzadi Berliku

#Jakarta #PBNU #Hasyim Muzadi Meninggal #KH A. Hasyim Muzadi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar