Begini Penampakan Banjir 'Ganas' Peru yang Renggut Puluhan Nyawa

Banjir dan Longsor di Peru. (Foto: Reuters/ Guadalupe Pardo)

Arah - Hujan lebat menerjang wilayah perairan pasifik di Peru. Hujan lebat tersebut dikatakan sebagai yang mematikan dalam satu dekade ini dengan intensitas 10 kali dibanding biasanya. Tak hanya itu, longsor pun ikut menambah peristiwa memilukan tersebut.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (18/3) akibat peristiwa tersebut, 67 orang tewas dan lebih dari 70.000 telah kehilangan rumanya. Diyakini pola El Nino tengah berlangsung. Sapuan longsor bercampur banjir meluluhlantahkan Peru.Perdana Menteri Fernando Zavala mengatakan, lokasi terparah kebanyakan berada di bagian utara dimana curah hujan yang sangat tinggi mematikan kehidupan kota. Ia mengatakan, pihaknya akan segera mengirimkan bantuan untuk mempercepat proves evakuasi dan penanggulangan akibat banjir dan longsor tersebut.

Baca Juga: 115 Pekerja Asing Tinggalkan Freeport, Ada Apakah?
Mahluk Gaib 'Ngamuk' di Kantor SPBU Gegerkan Netizen

Sementara itu, Presiden Pedro Pablo Kuczynski pun mengimbau agar warga tidak cemas dan mempercayakan penanganan pada pemerintah. "Tidak perlu panik, pemerintah tahu apa yang dilakukannya," kata Presiden Pedro Pablo Kuczynski.

Dia mendesak orang warga untuk sebisa mungkin menjauhi sungai agar tak terseret arus. Di Ibukota Lima, warga miskin yang terdampak cuaca ekstrem ini banyak membangun rumah darurat. Malangnya, tidak ada listrik dan air bersih di lokasi penampungan tersebut akibat jalan-jalan yang tergenang banjir.


Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Tiru Kalsel, Sandiaga Janjikan Pasar Terapung di Kepulauan Seribu Tiru Kalsel, Sandiaga Janjikan Pasar Terapung di Kepulauan Seribu
Hati-hati! Longsor di Bekasi Terus Meluas Hati-hati! Longsor di Bekasi Terus Meluas
Ngadu Nasib ke Rumah Lembang, Pasukan Orange Gagal Temui Ahok Ngadu Nasib ke Rumah Lembang, Pasukan Orange Gagal Temui Ahok

#Jakarta #banjir #Longsor #Peru

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar