Ini Pesan Damai Menteri Agama yang Penting Bagi Bangsa

Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (foto/twitter/lukman h syaifuddin)

Arah -  Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan agar beragama untuk tujuan positif, tidak dijadikan sebagai alat konfrontatif atau penyebar kebencian.

"Jangan terbalik yang kemudian menjadikan agama untuk menimbulkan diskriminasi antar umat beragama," katanya kepada sejumlah tokoh agama pada dialog kerukunan antar umat beragama se-Sultra di Baubau, Senin.

Ia mengatakan isu yang berhubungan dengan agama tidak bisa dipisahkan dari aktivitas sehari-hari termasuk dalam aktivitas politik. Namun, politik tetap harus dengan tujuan yang positif.

Baca Juga: Lukman Hakim Ikuti Jejak Sang Ayah Jadi Menteri Agama
Ini Pengakuan Warga yang Didatangi FPI Untuk Menolak Djarot
Sandiaga Diperiksa Polisi, Anies: Kaya Lempar-lemparan Tusuk Gigi

Seperti yang dilansir Antara, Menag mengajak para tokoh agama di Sultra untuk menjaga keragaman yang ada dan menahan diri dari segala bentuk tindakan rasis.

"Kita semua agar menahan diri, memaklumi perbedaan, dan tidak justru mengembangkan atau membesar-besarkannya," ungkapnya.

Dalam dialog tersebut, hadir pula Wali kota Baubau AS Thamrin, Asisten I Pemprov Sultra Saripuddin Safaa, Kakanwil Kemenag Sultra Mohamad Ali Irfan, Ketua DPRD Baubau Roslina Rahim, dan kepala kemenag kabupaten kota se Sultra, tokoh agama se Sultra dan  FKUB.

Berita Terkait

Jelang Debat Cagub DKI, Ini yang Jadi Fokus Anies Baswedan Jelang Debat Cagub DKI, Ini yang Jadi Fokus Anies Baswedan
Apakah Habib Rizieq dan Raja Salman akan Bertemu? Ini Kata Menag Apakah Habib Rizieq dan Raja Salman akan Bertemu? Ini Kata Menag
Polri Dianggap Bisa Kewalahan Jika Rizieq Dikriminalisasi Polri Dianggap Bisa Kewalahan Jika Rizieq Dikriminalisasi

#Jakarta #Lukman Hakim Saifuddin #Sulawesi Tenggara #Torelansi Beragama

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar