Polemik Taksi Online, Organda: Kita Semua Angkutan Resmi

Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Darat (Organda), Ateng Haryono, di Radio Pas FM, Mercure Hotels Jakarta Kota, Rabu (22/3). (foto/arah.com/Dini)

Arah -  Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Darat (Organda), Ateng Haryono menilai bahwa revisi Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan nomor 32 tahun 2016 sudah baik, hanya tinggal diiringi ketegasan pemerintah dalam penerapannya.

"Mempertajam mempertegas masing-masing usaha itu, kalo itu bisa dilaksanakan, saya pikir sudah oke, yang penting bisa berikan asas kenyamanan dan kesetaraan," ungkap Ateng saat menjadi pembicara di Radio Pas FM, Mercure Hotels Jakarta Kota, Rabu (22/3).

Ateng juga menilai bahwa revisi nomor 32 tahun 2016 tersebut juga harus mengatur regulasi perijinan transportasi online seperti pihaknya.

Baca Juga: Ternyata Anies Kampanye dengan 'Tweet Jahat'
Konflik Sandi-Djarot, Timses: Sandiaga Tak Perlu Baperan
PAN Jamin 'All Out' Menangkan Anies-Sandi di Pilkada DKI
Angkut Penumpang Mesum, Ini Reaksi Driver Taksi Online

"Kita semua angkutan resmi dan sudah mendapat izin," jelasnya.

Terkait adanya transportasi online, Ateng juga menilai pihaknya merasa dirugikan. Hal ini dikarenakan angkutan umum yang harus berpacu pada trayek maupun jalur, berbeda dengan transportasi online yang bisa kemana saja.

"Kendaraan trayek jadi kompetitor, sedangkan yang online bebas malang melintang kemana saja, akhirnya menjadi sesuatu yang berat,"pungkasnya (Dini Afrianti)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Stabilitas Negara Terganggu, PKS: Apa Benar karena Fatwa MUI? Stabilitas Negara Terganggu, PKS: Apa Benar karena Fatwa MUI?
Rekonstruksi Perampokan Pulomas, Polisi Gelar 75 Adegan Rekonstruksi Perampokan Pulomas, Polisi Gelar 75 Adegan
Langsung Orasi Usai Diperiksa, Gema Takbir Iringi Habib Rizieq Langsung Orasi Usai Diperiksa, Gema Takbir Iringi Habib Rizieq

#Jakarta #Taksi Online #penumpang #Tarif Angkutan #Organisasi Angkutan Darat (Organda)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar