Bendung Pengungsi, Austria akan Pagari Perbatasan dengan Italia

Seorang pengungsi memeluk anak lelaki disamping pagar perbatasan di kamp sementara untuk migran dan pengungsi di perbatasan Yunani-Makedonia dekat desa Idomeni, Yunani, Sabtu (23/4). (Foto: Antara/ Reuters/ Alexandros Avramidis)

Arah -  Austria akan membangun pagar di Alpine Brenner Pass, yaitu jalur perbatasan antara negara tersebut dengan Italia. Hal ini dilakukan untuk membendung arus pengungsi dari negara-negara konflik di Timur Tengah dan Afrika.

Penduduk dari wilayah-wilayah konflik tersebut, banyak meninggalkan negara mereka dengan menyebrangi laut Mediterania, lalu masuk ke Italia dan melintas ke wilayah Austria untuk menjangkau berbagai negara di Eropa Utara. Pemerintah Austria juga memperketat pemberian suaka bagi para imigran, serta mempercepat proses imigrasi bagi pelintas batas.

Rencana Austria memagar perbatasan, dikecam oleh Italia. "Membangun pagar di Alpine Brenner Pass antara dua negara, tidak bisa diterima," kata Menteri Dalam Negeri Italia, Angelino Alfano, seperti dikutip dari Antara Kamis (28/4).

Alfano mengatakan rencana itu bahkan lebih tidak dibenarkan, karena jumlah migran yang melalui Italia menuju Austria berada di jumlah terendah selama bertahun-tahun. "Logika memasang pagar tidak dapat diterima," kata Alfano kepada Canale 5 dalam sebuah wawancara televisi. "Saya akan mengatakan kepadanya dengan sangat jelas bahwa keputusan sepihak bertentangan dengan aturan Eropa," kata Alfano ketika ditanya apa pesan yang akan disampaikannya pada Menteri Dalam Negeri Austria Wolfgang Sobotka.


Berita Terkait

UNHCR: 500 Pengungsi Tewas Tenggelam di Laut Tengah UNHCR: 500 Pengungsi Tewas Tenggelam di Laut Tengah
Tak Disangka! 5 Pemain Bola Terkenal Ini Ternyata Muslim Tak Disangka! 5 Pemain Bola Terkenal Ini Ternyata Muslim
Paskah, Paus Fransiskus Cium Kaki Pengungsi Muslim Paskah, Paus Fransiskus Cium Kaki Pengungsi Muslim

#pengungsi #Eropa #konflik

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar