Asian Games 2018 Akan Pertandingkan 36 Cabang Olahraga

Wapres Jusuf Kalla setelah melakukan pertemuan tertutup di kantor Komite Olahraga Indonesia, FX Office Tower Lantai 19, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/3). (Foto: Arah.com/ May Rahmadi)

Arah - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, selaku Ketua Tim Pengarah Kepanitian Asian Games 2018, mengatakan hasil rapat memutuskan akan mempertandingkan 36 cabang olahraga pada Asian Games 2018 mendatang. Ajang tersebut akan berlangsung pada 18 Agustus 2018 sampai 2 September 2018 itu.

Pertimbangannya, kata JK, mengedepankan olahraga-olahraga yang bisa menghasilkan medali bagi Indonesia. Jadi, olahraga-olahraga yang ia prediksi tidak memberikan medali bagi negara, ia kurangi.

"Jadi yang kita putuskan ada 36 cabor (cabang olahraga). Untuk perbandingan saja, Asian Games tahun 2014 itu 36 cabor, dan olimpiade itu malah 28. Karena bukan besar-besaran, tapi kualitas olahraganya. Kita mengurangi cabor yang kurang menghasilkan medali bagi kita," kata JK usai memimpin rapat di kantor Komite Olahraga Indonesia, FX Office Tower Lantai 19, Senayan, Jakarta Selatan.

Selain itu, pertimbangan lainnya adalah pengehematan biaya. JK menegaskan perlu efektifitas pembiayaan sehingga ajang tersebut tidak menjadi terlalu mewah. "Cabor yang membutuhkan venue yang banyak dan biaya lebih besar, juga pertimbangan lain. Event sekarang ini, Olimpiade atau Asian Games harus cost effective," ujar JK.

Baca Juga: Masih Galau Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Pergi Umroh
Dijauhi Teman Gara-gara Vitiligo, Bocah Ini Berteman Sama Anjing

Biaya untuk pembangunan infrastruktur penyelenggaraan, kata JK, membutuhkan dana sekitar Rp. 10 triliun. "Infrastruktur renovasi dan wisma atlet, dan membangun perbaikan di Jaka Baring (Palembang) dan DKI sendiri mungkin mencapai Rp. 3 triliun. Yang tdak langsung seperti sistem transportasi di Palembang Rp. 7 triliun. Total infrastruktur yang langsung itu hampir Rp. 10 triliun," kata JK.

Sedangkan untuk pembangunan yang berguna jangka panjang atau untuk event-event selanjutnya, sekitar Rp. 20 triliun. "Total seluruhnya infrastruktur dan hal-hal yang berkaitan pada proyek jangka panjang lebih dari Rp. 30 triliun. Biaya infrastruktur saja sekitar Rp. 27 triliun, ditambah dana dari pemerintah Rp. 4 triliun, termasuk ada pemasukan dari promosi sponsorsip," tambah JK.

Rapat tersebut membahas sejumlah hal, di antaranya evaluasi persiapan fisik, kesiapan penyelenggaraan yang akan mengikut sertakan hampir 10 ribu atlet, dan penyediaan sarana teknologi informatika (IT).

Dalam rapat tersebut, beberapa yang ikut serta adalah Ketia KOI Erik Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. (May Rahmadi)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

JK Pesan Jangan Jor-joran Anggaran di Asian Games 2018 JK Pesan Jangan Jor-joran Anggaran di Asian Games 2018
Wapres Resmikan 'Fly Over', Area ini Ditutup untuk Umum Wapres Resmikan 'Fly Over', Area ini Ditutup untuk Umum
Wapres JK: Asian Games Jangan Jadi Mewah-mewahan Wapres JK: Asian Games Jangan Jadi Mewah-mewahan

#Jakarta #Asian Games 2018 #jusuf kalla #Wapres Jusuf Kalla

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar