33 Anggota ISIS Tewas dalam Serangan Baru di Afghanistan

Ilustrasi Serangan Militer ke ISIS (Foto:Antara)

Arah -  Sebanyak 33 petempur ISIS tewas setelah pesawat Angkatan Udara Afghanistan menyerang posisi mereka di Kabupaten Koot di Provinsi Nangarhar di Afghanistan Timur dalam 24 jam belakangan, kata Kementerian Dalam Negeri Afghanistan pada Senin.

Selain itu, tiga anggota Taliban juga tewas setelah Pasukan Keamanan dan Pertahanan Nasional Afghanistan (ANDSF) melancarkan operasi gabungan di Desa Gadi, Provinsi Nangarhar, selama masa yang sama, kata Kementerian tersebut di dalam satu pernyataan.

Provinsi pegunungan itu, dengan Jalalabat sebagai Ibu Kotanya dan terletak 120 kilometer di sebelah timur Kabul, telah menjadi ajang bentrokan sengit antara pasukan keamanan dan petempur ISIS sejak kemunculan ISIS di sana pada awal 2015.

Dua fasilitato senjata anggota Taliban juga ditangkap oleh pasukan keamanan di Kota Mehtarlam, Ibu Kota Provinsi Laghman yang bertetangga, kata Pemerintah Provinsi dalam satu pernyataan pada Senin pagi.

Baca Juga: Reporter TV Ini Tewas Terkena Serangan Bom Saat Meliput
Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris Bom Bandung
Bahaya, Oknum Dosen UNM Bercanda Ada Bom di Tasnya

Orang yang ditangkap tersebut telah terlibat dalam serangkaian serangan di Mehtarlam dan daerah sekitarnya, kata pernyataan itu, sebagaimana diberitakan Xinhua. Ditambahkannya, bahan peledak juga ditemukan di tempat mereka.

Pasukan Keamanan Afghanistan telah meningkatkan operasi keamanan termasuk gerilyawan belum lama ini, saat musim semi dan musim panas yang dikenal sebagai musim perang makin dekat di negara Asia Tengah tersebut.

Pada hari yang sama, Wolesi Jirga, atau Majelis Rendah di Parlemen Afghanistan, pada Senin memanggil pejabat senior keamanan termasuk Menteri Pertahanan Abdullah Habibi, Menteri Dalam Negeri Taj Mohammad Jahid dan Kepala Direktorat Keamanan Nasional (NDS), atau Dinas Rahasia, Mohammad Masoom Stanikzai.

Pertanyaan kepada para pejabat senior keamanan itu oleh anggota Dewan Legislatif disampaikan sehubungan dengan memburuknya situasi keamanan di beberapa bagian negeri tersebut. Mereka juga ditanyakan mengenai peningkatan peristiwa keamanan dan di atas semuanya, penyusupan gerilyawan bersenjata ke dalam rumah sakit militer utama di Kabul pada 8 Maret, sehingga menewaskan 50 orang dan melukai banyak orang lagi.

Serangan mematikan terhadap rumah sakit militer itu di Ibu Kota Afghanistan, Kabul, yang telah diakui oleh ISIS, telah mengundang pengutukan dari banyak pihak di dalam dan luar negeri. Peristiwa tersebut juga telah mencuatkan pertanyaan mengenai kemampuan organ keamanan dalam menanggulangi perlawanan yang meningkat di Afghanistan.

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

16 WNI yang Ditangkap Densus 88 Sempat Dideportasi Otoritas Turki 16 WNI yang Ditangkap Densus 88 Sempat Dideportasi Otoritas Turki
Ini Langkah MUI Memediasi Perseteruan Megawati dan Habib Rizieq Ini Langkah MUI Memediasi Perseteruan Megawati dan Habib Rizieq
550 Aparat Kepolisian Bantu Evakuasi Kebakaran Pasar Senen 550 Aparat Kepolisian Bantu Evakuasi Kebakaran Pasar Senen

#Jakarta #Afganistan #ISIS #tewas

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar