Resah, Penjual Buku Bekas di Palembang Semakin Terpinggirkan

Ilustrasi Buku (foto/Sutterstock)

Arah -  Usaha buku bekas di Palembang semakin terpinggirkan seiring dengan tidak ada lokasi berdagang yang permanen sejak beberapa tahun terakhir.

Semula, penjual buku bekas berada di bawah Jembatan Ampera mencapai puluhan orang, namun setelah terjadi penggusuran besar-besaran pada beberapa tahun lalu berpindah ke samping Masjid Agung dan sekarang jumlahnya tidak sampai 10 orang.

Abu Saman, salah seorang pedagang di Palembang, Selasa mengatakan, kondisi itu berbeda dengan kota-kota lain seperti Yogyakarta dan Jakarta yang menyediakan area untuk berdagang sehingga para pembeli dapat memuaskan keinginan berburu buku-buku dengan harga miring.

Seperti yang dilansir Antara, Sejumlah pedagang saat ini resah karena lahan yang terpakai sekarang juga berpotensi digusur pemerintah untuk penataan kota.

"Lahan yang kami sewa ini sebenarnya tidak dapat dijual oleh pemilik karena masuk kawasan penghijauan. Justru kekhawatiran kami jika nanti dibeli pemerintah karena akan dibabat habis," ujarnya.

Baca Juga: 'London Book Fair' Pamerkan Buku Sastra Indonesia ke Dunia
Gunakan Cadar, 'DJ' Asal Solo Ini Tuai Kontroversi

Ia berharap jika terjadi penggusuran, pemerintah tetap menyediakan lahan baru yang tidak terlalu jauh dari pusat kota, karena target pembeli mereka adalah pelajar dan mahasiswa.

Sementara pedagang lain, Budiman mengaharapkan agar pemerintah memperhatikan keadaan mereka mengingat buku-buku bekas itu turut menunjang kegiatan pariwisata daerah.

"Pembeli buku bekas dari berbagai kalangan, pelajar hingga kolektor. Selain itu, sengaja datang dari Malaysia, Singapura, dan negara-negara Arab, artinya meski barang bekas tapi diburu oleh kaum pendatang," ungkapnya.

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Kabar Baik, Kuota Haji Sumsel Bertambah Kabar Baik, Kuota Haji Sumsel Bertambah
'Garuda Indonesia Travel' Diserbu Warga Palembang 'Garuda Indonesia Travel' Diserbu Warga Palembang
BPJS Kesehatan Palembang Keluarkan 'Mobile Screening' BPJS Kesehatan Palembang Keluarkan 'Mobile Screening'

#Palembang #Buku #Buku Klasik #Korban Penggusuran #Penggusuran

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar