Sindir Keras Anies, Ahok: Belum Tersangka Aja Sudah Nuduh-nuduh!

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Rasyid Baswedan. (arah.com/Restu Saputra)

Arah -  Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku heran dengan tudingan calon wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. Seperti diketahui, Sandi menganggap pelaporan Timses Ahok-Djarot ke Bawaslu terkait manipulasi data penggusuran yang terjadi di Jakarta adalah sebuah strategi kampanye.

Menurut Ahok, Anies terlalu bersikap cengeng. Mantan Bupati Belitung Timur itu menambahkan, sikap mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu seakan takut untuk berarung secara program tanpa adanya kalimat sindiran.

"Haduh, belum tersangka kan? Aku udah terdakwa aja gak ngomong udah terbelit hukum gara-gara lawan," kata Ahok di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Jumat (31/3).

Ahok kembali menegaskan, dengan sidang yang akan mencapai pekan ke-17, dirinya tidak menyinggung kasus tersebut sebagai bentuk penjatuhan dirinya karena pasangan calon pesaingnya di Pilkada ini. "Aku udah terdakwa loh. Udah sidang 17 kali itu aja gak ada ngomong karena pengaruh paslon lain, ini belom tersangka aja udah nuduh-nuduh," sindir Ahok.

Baca Juga: Soal Pembebasan Al Khaththath Ini Jawaban Wiranto
Oki dan Dewi Sandra Galang Dana Bangun Masjid di Sevilla

Kasus bermula ketika tim Hukum dan Advokasi pasangan calon nomor dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat menyatakan data penggusuran yang disampaikan calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak sesuai dengan paparan data yang sebenarnya. Anies dianggap mengubah tajuk 325 titik relokasi pemukiman di bantaran sungai tersebut dengan jumlah keseluruhan kampung yang akan digusur oleh Ahok.

Sebelumnya, KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 937.955 suara atau 17.07 persen. Sedangkan Ahok-Djarot memperoleh 2.364.577 suara atau 42,99 persen, dan pasanganAnies-Sandiaga memperoleh suara 2.197.333 atau 39,95 persen.

Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei. Sehingga pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKI putaran kedua. (Helmi Shemi)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Soal Niat Pemecatan, Ahok Tertawakan Anies Salah Kiasan Soal Niat Pemecatan, Ahok Tertawakan Anies Salah Kiasan
Sejahterakan Warga Jakarta, Anies Janji Akan Lakukan... Sejahterakan Warga Jakarta, Anies Janji Akan Lakukan...
Pengamat: Anies-Uno Terlihat Lebih Dominan Dalam Debat Pengamat: Anies-Uno Terlihat Lebih Dominan Dalam Debat

#Jakarta #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Pilkada DKI #Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) #Anies Baswedan

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar