Waspada, Panitia Asian Games Temukan Penipuan Perekrutan Petugas

Logo Asian Games 2018

Arah - Panitia Asian Games mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan rekanan pemerintah dalam hal perekrutan petugas dan relawan (volunteer) yang saat ini sedang beredar melalui media sosial.

Koordinator Bidang Promosi Panitia Penyelenggara Asian Games Indonesia (INASGOC) Nirmala Dewi di Palembang, Sabtu, mengatakan, ia menemukan sebuah pesan singkat yang dibagikan melalui media sosial Whatsapp yang isinya mengenai dibukanya lamaran menjadi panitia Asian Games.

Perusahaan yang mencoba menipu ini diketahui hanya mencantumkan alamat untuk mengirimkan surat berkas lamaran bagi yang berminat, tanpa mencantumkan nomor telepon.

"Awalnya saya ditanya seorang teman, apakah benar saat ini sedang dibuka lamaran menjadi pantia sembari menyuguhkan buktinya. Langsung saya katakan, ini penipuan," kata Nirmala Dewi.

Ia mengatakan, hingga kini INASGOC baik di Jakarta maupun di Palembang, tidak pernah menjalin kerja sama dengan perusahaan atau pihak ketiga manapun untuk merekrut panitia Asian Games.

"Sejauh ini belum ada sama sekali perekrutan lagi. Memang sebelumnya ada, tapi sifatnya mendata ulang kembali petugas-petugas seperti LO dan lainnya yang pernah bertugas pada SEA Games dan Islamic Solidarity Games di Palembang," ujar Dewi, seperti dilansir Antara, Sabtu (1/4).

Baca Juga: Dilaporkan Henry Yosodiningrat, Rizieq: Wallahualam, Kita Hadapi!
Ada Uang Rupiah di Apartemen Pelaku Teror Kelab Malam Turki

Ia menjelaskan, pada saatnya nanti, INASGOC akan membuka secara resmi kesempatan bagi masyarakat umum untuk terlibat dalam Asian Games dengan menjadi relawan, workpost, dan lainnya.

Mereka yang terlibat ini diperbolehkan dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, hingga warga masyarakat biasa.

Menurut Dewi pada Asian Games mendatang, khusus di Kota Palembang akan dibutuhkan sekitar 6.000-an volunteer karena sejauh ini diperkirakan jumlah kontingen dan ofisial dari negara peserta berjumlah 15.000 orang.

"Kami berharap masyarakat waspada atas modus-modus seperti ini, apalagi sampai meminta sejumlah biaya untuk registrasi. Sekali lagi ini penipuan," jelasnya.

Berita Terkait

Pemerintah Ingin Arena Asian Games Bermanfaat Bagi Rakyat Pemerintah Ingin Arena Asian Games Bermanfaat Bagi Rakyat
JK Pesan Jangan Jor-joran Anggaran di Asian Games 2018 JK Pesan Jangan Jor-joran Anggaran di Asian Games 2018
Jelang Asian Games 2018, OCA Minta Indonesia Atasi Kemacetan Jelang Asian Games 2018, OCA Minta Indonesia Atasi Kemacetan

#Jakarta #Asian Games 2018 #Asian Games

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar