Sindir Hasil Pilkada, Anies: Nggak Ada Yang Menangnya Ajaib

Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ketika menghadiri deklarasi serikat buruh di DPP-Gerindra, Jakarta Selatan, Sabtu (1/4). (Foto: Arah.com/ Muhamad Ridwan)

Arah -  Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menginginkan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua tidak ada politik uang dan terjadi kecurangan dalam proses pemungutan suara yang akan berlangsung pada 19 April 2017 mendatang.

"Yang kita minta dalam proses pemungutan suara untuk jujur dan tidak ada politik uang untuk meraup perolehan suara pada 19 April nanti," kata Anies di DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (1/4/2017).

Baca Juga: Ini Jawaban Telak Anies untuk Sindiran Eva Sundari
Jerat Hukum di Pusaran Cagub-Cawagub DKI Jakarta
Djarot Patahkan Tagline 'Coblos Pecinya' Anies-Sandi

Anies meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta untuk tidak berpihak pada salah satu pasang calon dan dapat bersikap demokratis, dalam hal ini tidak menghalang-halangi setiap orang yang mempunyai hak pilih pada Pilkada DKI putaran kedua.

Selain itu, Anies meminta kepada seluruh warga DKI Jakarta untuk dapat memakai hak pilihnya, dan untuk yang bukan warga Jakarta untuk tidak memilih dalam proses pemungutan suara.

Lanjut Anies, menurutnya hal tersebut tidak bisa diubah dengan hanya berbicara melainkan dengan kerja keras tim pemenangan pasangan calon nomor urut tiga dan warga Jakarta yang menginginkan Anies-Sandi menang pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

"KPU harus independen jangan berpihak pada salah satu pasang calon dan kita bekerja keras untuk menang karena dukungan susah banyak berdatangan," ucap Anies.

Lebih lanjut Anies menyatakan, bahwa pada Pilkada DKI putaran pertama pasangan Anies-Sandi menang di 7.000 TPS, tetapi pasangan Ahok-Djarot hanya menang di 5.700 TPS, menurutnya dirinya menang normal pada Pilkada DKI putaran pertama.

"Tapi kita menang normal, nggak ada yang menangnya ajaib, nggak ada yang aneh dan nggak ada yang lucu-lucu", pungkas Anies.

Seperti diketahui, KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil Pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 17.07 persen suara, Sedangkan Ahok- Djarot memperoleh 42,99 persen suara, dan pasangan  Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara.

Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei. Sehingga pasangan Ahok-Djarot danAnies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKIputaran kedua. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Jaga TPS, Anies: Kita Harap Lucu-lucuan Gak Bakal Ada Lagi Jaga TPS, Anies: Kita Harap Lucu-lucuan Gak Bakal Ada Lagi
Djarot Pakai Peci di Surat Suara Pilkada DKI, Anies Sindir Ahok Djarot Pakai Peci di Surat Suara Pilkada DKI, Anies Sindir Ahok
Soal Pilkada DKI Putaran Kedua, Ini Sikap DPP PKB Soal Pilkada DKI Putaran Kedua, Ini Sikap DPP PKB

#Jakarta #Hasil Pilkada DKI #Surat Suara Pilkada DKI Jakarta #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Hasil Quick Count DKI

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar