Imparsial: Ini Syarat Seorang Hakim Mahkamah Konstitusi

Diskusi "Menimbang Seleksi Hakim MK: Masa Depan Penegakan HAM" (Foto Arah.com/Muhamad Ridwan)

Arah -  Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Imparsial Al Araf merasa sangat prihatin dengan yang terjadi di tubuh Mahkamah Konstitusi (MK). Pasalnya, lembaga hasil reformasi tersebut tidak tegas dalam mengawal tegaknya konstitusi, hukum dan hak asasi manusia.

Permasalahan tersebut muncul karena kinerja pengawal konstitusi menurun, lantaran muncul berbagai masalah seperti adanya korupsi yang menimpa hakim konstitusi.

"Dalam hal ini tim panitia seleksi harus memilih yang terbaik dari para calon hakim MK yang nantinya akan diputuskan oleh Presiden," kata Al araf di kantor Imparsial, Tebet Dalam, Jakarta Selatan, Minggu (2/4).

Menurut Al araf, pansel tidak hanya menyeleksi hal yang standar dalam proses penyeleksian, seperti pemahaman tentang konstitusi, hukum dan HAM. Melainkan harus lebih dari itu, karena MK adalah lembaga keputusan tertinggi di negara demokrasi.

Baca Juga: 2.000 Pengunjung Nobar Ceramah Dr Zakir Naik di Masjid Salman ITB
Terungkap! Ini Alasan Setnov Bela Ahok Mati-matian
Selalu Tampan dan Awet Muda, Ternyata Ini Rahasia Ari Wibowo
Mobil Bekas Rombongan Raja Salman Dilelang Murah, Berminat?

Selain itu, pansel harus memilih hakim MK yang bersih dari unsur partai demi menjaga legalitasnya, independen dan jauh dari keberpihakan kepentingan politik manapun.

Lanjutnya, pansel harus mencetak hakim MK yang mempunyai loyalitas tinggi terhadap konstitusi, hukum dan HAM. Karena menjadi hakim MK bukan hanya sekedar bekerja, tetapi mengedepankan konsteks negara hukum dan HAM.

"Menjadi hakim MK tidak hanya melihat HAM menjadi sangat imparsial, dan hakim MK harus bisa tegas dalam pengambilan keputusan didalam negara demokrasi," pungkas Al Araf.

Sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah memilih tiga nama calon hakim untuk disodorkan ke Presiden Joko Widodo.

Menurut Pansel hakim MK, ketiga calon tersebut adalah yang terbaik dari 11 orang pendaftar. Dan dari tiga orang akan dipilih satu oleh Presiden Jokowi untuk menjadi hakim MK.(Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Patrialis Akbar Terjaring OTT KPK? Ini Tanggapan MK Patrialis Akbar Terjaring OTT KPK? Ini Tanggapan MK
Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar
Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis? Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis?

#Jakarta #Mahkamah Konstitusi #Hakim MK #LSM Imparsial

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar