Waktu Wawancara Calon Mahkamah Konstitusi Dipertanyakan

Diskusi Imparsial tetang polemik hakim Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Minggu (2/4). (Foto: Arah.com/ Muhamad Ridwan)

Arah -  Presiden Joko Widodo sedang mencari hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pengganti Patrialis Akbar, lantaran mantan hakim konstitusi tersebut ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena terkena kasus suap.

Peneliti Indonesia Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar menilai, waktu yang disediakan panitia seleksi (pansel) untuk mewawancarai para 11 peserta calon hakim MK hanya satu jam, hal itu menurut Erwin tidak cukup untuk mencari integritas calon hakim MK.

Baca Juga: Ini Jawaban Telak Anies untuk Sindiran Eva Sundari
Jerat Hukum di Pusaran Cagub-Cawagub DKI Jakarta
Djarot Patahkan Tagline 'Coblos Pecinya' Anies-Sandi

"Proses wawancara tersebut sebanyak tujuh hakim pansel, dan hanya diberi waktu sekitar satu jam untuk menggali pengetahuan dan pemahaman peserta terkait seputar MK," kata Erwin di kantor Imparsial, Tebet Dalem, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2017).

Erwin menjelaskan, ketujuh Hakim pansel itu terdiri dari lima orang anggota pansel dan dua orang ahli, dari masing-masing pansel hanya diberikan waktu sekitar 8 menit untuk menggali pemahaman calon hakim Mk.

Menurut Erwin, seharusnya pansel bisa memberikan waktu lebih untuk menggali pemahaman yang luas terhadap para calon hakim MK, untuk menggali sejauh mana integritas serta pemahaman calon hakim MK mengenai konstitusi, hukum dan HAM.

Oleh karena itu, Erwin berpendapat, waktu yang sempit tersebut masih kurang memadai untuk menggali perspektif pemahaman calon terhadap sejumlah kriteria yang menjadi indikator kriteria hakim Mk. Erwin khawatir jika hakim yang terpilih nanti tidak memenuhi ekspektasi atau tidak sesuai yang diharapkan.

"Waktu yang disediakan tidak sesuai untuk mencari kriteria calon hakim MK yang diharapkan nantinya," jelas Erwin.

Sebelumnya diketahui, tahapan wawancara calon hakim MK dilaksanakan pada Senin dan Selasa, 27 - 28 Maret 2017. Pansel telah memilih tiga calon dari 11 calon peserta hakim MK.

Ketiga calon nantinya akan dipilih satu oleh Presiden Joko Widodo untuk menggantikan mantan hakim MK Patrialis Akbar. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar
KY Sebut Patrialis Akbar Coreng Profesi Hakim KY Sebut Patrialis Akbar Coreng Profesi Hakim
Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara

#Jakarta #Pansel #Mahkamah Konstitusi #Patrialis Akbar

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar