Ketua KPUD dan Bawaslu Kena Sidang Etik, Djarot: Salahnya Dimana?

Calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat, i XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (25/3).(foto/arah/Harry Muthahhari)

Arah -  Ketua KPUD DKI Sumarno dan Ketua Bawaslu Mimah Susanti pada hari ini menghadiri sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di DPR.

Sidang tersebut salah satunya membahas pertemuan Sumarno dan Mimah dengan partai pengusung pasangan calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat di Novotel Jakarta Barat.

Menanggapi hal itu, Djarot mengaku heran. Pasalnya Sumarno dan Mimah hadir dalam rangka menyampaikan aturan Pilkada DKI 2017 putaran kedua.

"Setahu saya kalo KPU diundang oleh tim paslon untuk menyampaikan aturan kebijakan program dan sebagainya kan juga baik. Salahnya di mana?," kata Djarot di Pasar Kemiri, Kembangan Utara, Jakarta Barat, Senin (3/4/2017).

Djarot mencontohkan beberapa hal seperti apakah terjadi perubahan nomor atau adakah aturan baru dalam putaran kedua.

"Jadi kayak-kayak begini yang perlu dijelaskan serta aturan-aturan terbaru," sebutnya.

Djarot pun siap jika pertemuan tersebut dipermasalahkan meski mengaku tidak terlalu paham dengan pertemuan tersebut karena dirinya tidak hadir.

"Kalau mau dipersoalkan ya nanti kita lihat. Tapi secara detail saya gak paham karena saya gak ikut," tutup Djarot.

Pada 9 Maret, Ketua KPUD DKI Jakarta Sumarno, komisioner bidang pencalonan dan kampanye Dahlia Umar dan ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti terlihat hadir di rapat tertutup partai pengusung Ahok-Djarot.

Baca Juga: Anies-Sandi Batal Hadir Debat, Djarot: Diundang Kami Datang
Sidang Paripurna DPD RI Sempat Ricuh, Ternyata Ini Penyebabnya

Mereka terlibat tiba sekitar pukul 15.30 WIB. Sumarno sempat memasang muka kaget karena banyak wartawan yang menunggu di luar lobby hotel.

Sambil berjalan, Sumarno mengatakan kehadirannya karena diundang dalam rapat tertutup ini.

"Diundang KPUD. Diskusi aja. persiapan putaran kedua," kata Sumarno saat itu.

Setelah tiba di lobby hotel, Sumarno naik ke lantai 3 menggunakan elevator. Ia disambut oleh tim sukses Ahok-Djarot bagian kampanye, Merry Hotma. Namun kurang dari 5 menit berada di lantai 3, Merry meminta mereka bertiga beralih menuju lantai 6.

Menurut jubir timses Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, pertemuan tertutup tersebut merupakan rapat internal. Rapat sendiri dimulai pada pukul 14.00 WIB.

Tokoh yang dikabarkan hadir antara lain Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, politisi Golkar Yorrys Raweyai, Nusron Wahid, Sekretaris timses Ahok-Djarot Ace Hasan Syadzily dan Bendahara timses Ahok-Djarot Charles Honoris.

Bila merujuk pada agenda yang ada di hotel tempat berlangsungnya acara, pertemuan diadakan dengan nama Tim Menteng. Tertulis agendanya merupakan silaturahmi Tim Menteng di Jakarta Ballroom hotel tersebut. (Shemi) 

Berita Terkait

Ini Daftar Dugaan Pelanggaran Etik Dilakukan KPUD dan Bawaslu DKI Ini Daftar Dugaan Pelanggaran Etik Dilakukan KPUD dan Bawaslu DKI
Jalani Sidang Etik, Ketua KPU Sumarno: Saya Pasrah Jalani Sidang Etik, Ketua KPU Sumarno: Saya Pasrah
Soal Cuti Kampanye, Tim Ahok Tuding Aturan KPUD DKI Menyimpang Soal Cuti Kampanye, Tim Ahok Tuding Aturan KPUD DKI Menyimpang

#Jakarta #Tim Sukses Ahok-Djarot #Ahok-Djarot #Ketua KPUD DKI #KPUD DKI #Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI #Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar