Hebat! Wanita Polio Tempuh Yogyakarta-Jakarta dengan Kursi Roda

Shinta Dewi (32) penyintas polio yang akan melakukan perjalanan Yogyakarta-Jakarta dengan menggunakan kursi roda.

Arah - Tiga dekade lebih hidup dengan polio, membuat Shinta Utami (32) harus menjalani hidup di atas kursi roda. Sebagai penyandang disabilitas ia tergugah untuk mencatatkan rekor, yang sekaligus mengkritik pemerintah atas pemenuhan hak mereka yang berkebutuhan khusus.

Sebelumnya, Shinta sukses mengelilingi Indonesia menggunakan motor. Kini, dirinya berambisi melakukan perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta (530 KM) dengan menggunakan kursi roda.

Perjalanan itu bukan tanpa maksud. Shinta hendak mengampanyekan hak bagi para disabilitas, yang menurutnya belum tercermin pada fasilitas publik yang ada di Indonesia.

"Ini salah satu bentuk protes ke pemerintah karena ga ada akses buat disabilitas. Termasuk ini kan lewat jalan raya. Karena kan ga ada akses buat kursi roda di sepanjang jalan raya," kata Shinta saat konferensi pers di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (6/4).

Baca Juga: Inspiratif, Susi Pudjiastuti Dikenal 'Nyentrik' dan Pemberani
Jalan Kaki ke Sekolah, Azwar Anas Hargai Perjuangan untuk Sukses

Shinta punya alasan khusus mengapa memilihi rute Yogyakarta menuju Jakarta. Menurutnya, kedua kota itu sudah menerapkan peraturan yang mengatur hak penyandang disabilitas.

"Jogja-Jakarta itu kota yang inklusif dan mendukung disabilitas. Saya bangga ada kota yang memberikan akses bagi disabilitas," ucap Shinta.

Shinta mengaku sudah menjalani latihan fisik. Dirinya kerap melakukan latihan di Jakarta. Rute andalannya adalah Kebon Jeruk, Tomang, sampai Permata Hijau.

"Pernah juga latihan di Skate Park Kalijodo. Kalau di situ sering jatuh," ujarnya sambil tertawa.

Namun demikian, jatuh bukan menjadi hal yang ditakutkan Shinta. Selama perjalanan nanti ia mengaku justru lebih takut jika berjumpa dengan tikus jalanan.

"Yang paling Shinta takuti itu tikus, kalau jatuh saya sih dari kecil emang doyannya jatuh," ujarnya seraya bercanda.

Hal lain yang ditakutkan Shinta adalah apabila semua yang sudah ia rencanakan untuk perjalanan ini gagal. Meski begitu, ia terus meneguhkan diri agar keyakinannya tidak goyah.

"Saya takut juga sebenernya udah konpers taunya ga jadi, tapi ini perjalanan mimpi saya. Ini mimpi saya," kata Shinta.

Shinta berrencana akan melalui rute Yogyakarta - Kulonprogo -Banyumas - Purwokerto - Bumi Ayu -Brebes - Cirebon - Pamanukan - Cikarang - Bekasi - Jakarta.

Di antara jalur tersebut, Bumi Ayu bagi Shinta merupakan tantangan.

"Bumi Ayu itu yang saya khawatirkan karena jalannya berlubang," kata Shinta.

Shinta akan memulai perjalanannya dari Balai Kota Yogyakarta pada Senin (10/4). Perjalanan itu diperkirakan membutuhkan waktu 20 hari untuk sampai ke Jakarta.

"Siapa tahu bisa lebih cepat," pungkas Shinta. (Harry Muthahhari)

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Kisah Edho Zell, Mantan Penjaga Warnet yang Sukses Jadi Youtuber Kisah Edho Zell, Mantan Penjaga Warnet yang Sukses Jadi Youtuber
Polisi Sebut Habib Rizieq Banyak Menyangkal Selama Pemeriksaan Polisi Sebut Habib Rizieq Banyak Menyangkal Selama Pemeriksaan
Ada Misteri di Lift Blok M Square, Polisi Selidiki Ada Misteri di Lift Blok M Square, Polisi Selidiki

#Jakarta #Perempuan Inspirasi #sosok inspiratif #Kisah Inspiratif #Penyandang Disabilitas

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar