Warga DKI Bisa Saksikan Debat Final Pilkada di 14 Stasiun TV

Tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (kiri)-Sylviana Murni (kedua kiri), Basuki Tjahaja Purnama (ketiga kiri)-Djarot Saiful Hidayat (ketiga kanan), Anies Baswedan (kedua kanan)-Sandiaga Uno (kanan) mengikuti Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta kedua di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (27/1). (foto/antara/Hafidz Mubarak)

Arah - Debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan digelar pada Rabu, (12/4/2017) di Hotel Bidakara. Sebanyak 14 stasiun televisi akan menayangkan secara langsung jalannya debat tersebut.

Debat ini bertema besar 'Dari Masyarakat untuk Jakarta', dengan fokus pembahasan seputar kesenjangan dan keadilan sosial, penegakan hukum, serta bonus demografi.

"Persiapan sudah jauh sekali. Hari ini persiapan akhir dengan tim kampanye pasangan calon dan TV penyelenggara. Disiarkan di 14 stasiun TV, tapi kan ada host penyelenggaranya, 4 stasiun TV yang sudah diundi. Adapun keempatnya adalah CNN, SCTV, JakTV, dan Kompas TV," ucap Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno, Senin (10/4/2017).

Baca Juga: Ini Skema Baru Debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta yang Digagas KPU
Pandangan Pengamat soal Kasus Hukum Rugikan Pilkada DKI

Sumarno menambahkan, para panelis yang hadir pada debat kedua juga akan berbeda dari debat-debat lalu.

"Panelis tentu berbeda, dari berbagai kalangan di perguruan tinggi dan juga para ahli. Ada 7 orang," tutur Sumarno.

Yang membuat debat kali ini spesial adalah diberikan kesempatan bagi warga untuk bertanya langsung pada kedua pasangan kandidat. Misalnya, kata Sumarno, satu orang bertanya untuk mewakili kalangan atau komunitas nelayan atau lainnya.

Masing-masing pendukung yang hadir pada debat Pilkada putaran kedua akan diberikan jatah untuk membawa maksimal 120 orang. Selain itu ada sekitar 600 undangan lain yang akan hadir menyaksikan debat langsung di Bidakara.

Sebagai penutup, Sumarno mengatakan, pada debat nanti kedua pasangan calon harus memberikan kalimat pamungkas yang mengajak warga untuk mewujudkan Pilkada yang damai.

Debat putaran kedua kali ini akan kembali dimoderatori Ira Koesno. Ira adalah moderator di debat putaran pertama Pilkada DKI Jakarta lalu.

Seperti diketahui sebelumnya, Pada putaran kedua pilkada DKI Jakarta pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno lolos ke putaran kedua akan bersaing dengan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok adalah terdakwa kasus penistaan agama yang persidangannya di pengadilan di Jakarta tengah berlangsung, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil Pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 17.07 persen suara, Sedangkan Ahok- Djarot memperoleh 42,99 persen suara, dan pasangan Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara.

Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei. Sehingga pasangan Ahok-Djarot danAnies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKI putaran kedua. (Nugie)

Video Trending PIlihan Redaksi

Berita Terkait

Djarot Pakai Peci di Surat Suara Pilkada DKI, Anies Sindir Ahok Djarot Pakai Peci di Surat Suara Pilkada DKI, Anies Sindir Ahok
Jelang Pencoblosan, Timses Anies-Sandi Bantah Adanya Tim Senyap Jelang Pencoblosan, Timses Anies-Sandi Bantah Adanya Tim Senyap
Ternyata Ini yang Difokuskan Ahok Selama Kampanye Senyap Ternyata Ini yang Difokuskan Ahok Selama Kampanye Senyap

#Jakarta #KPU DKI Jakarta #Debat Cagub-Cawagub DKI #Hasil Pilkada DKI #Pilkada DKI Putaran Kedua #Hasil Quick Count DKI #Ahok-Djarot #Anies-Sandi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar