Mengejutkan! PBNU Ingin Ajarkan Ahok Baca Dua Kalimat Syahadat

PBNU tegaskan dukung ahok-djarot (foto/arah/shemi)

Arah - Dalam percakapan dengan sejumlah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, pasangan calon gubernur nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat nampak santai dengan hidangan yang di meja makan.

Salah satu yang menjadi pembicaraan adalah ketika Djarot dengan Djan Faridz di Makkah saat keduanya menjalankan ibadah Umrah.

"Saya ketemu Pak Djarot pas lagi mengelilingi Ka'bah, saya sapa dia tapi gak berani nyapa yang disebelahnya, takut salah, wong saya kira istri muda, masih sangat muda istrinya Pak Djarot ini," kata Djan Faridz yang disambut tawa pengurus PBNU, di gedung PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2017).

Selain memuji istri Djarot, Happy Farida yang awet muda, mereka juga berbincang soal dakwah PBNU di Shanghai, Tiongkok. Mendengar percakapan itu Ahok pun merespon dengan mengatakan dirinya mengajak anggota PBNU ke Tiongkok, sekaligus agar dirinya dapat membaca surat Al-Fatihah.

"Nanti kalau Pilkada sudah selesai kita ikut kesana (Shanghai) biar saya belajar Al-Fatihah lancar," kata Ahok.

Sekretaris Jendral PBNU Helmy Faishal Zaini menanggapi perkataan Ahok. Menurut Helmy, alih-alih Ahok membaca surat Al-Fatihah, ia meminta agar membaca dua kalimat syahadat.

"Al-Fatihah kepanjangan, antum saya ajari dua kalimat syahadat dulu," kata Helmy yang kembali disambut gelak tawa.

Ahok mengungkapkan bahwa sejak SMP dirinya sudah hafal dua kalimat syahadat. Namun sejurus kemudian Ahok seakan menarik diri dari percakapan.

"Kalau syahadat udah hafal dari SMP, sampe sini gue gak ikut-ikutan ntar di laporin lagi," kata Ahok.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Ketua PBNU Said Aqil Sirait, Ketua PPP versi muktamar Jakarta Djan Faridz, Sekjen PBNU Helmy Faisal dan beberapa tokoh NU lainnya.

Baca Juga: Djan Faridz Tegaskan PBNU Tidak Dukung Ahok-Djarot, Karena...
Ini Imbauan Sandiaga Usai Lihat Video Kontroversi Ahok

Seperti diketahui, KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil Pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 17.07 persen suara, Sedangkan Ahok- Djarot memperoleh 42,99 persen suara, dan pasangan  Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara.

Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei. Sehingga pasangan Ahok-Djarot danAnies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKI putaran kedua. (Shemi)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Ketua Umum GP Ansor: Ahok Itu Beda Tipis Sama Sunan Kalijaga Ketua Umum GP Ansor: Ahok Itu Beda Tipis Sama Sunan Kalijaga
Soal Ahok Gusur 300 Titik,Anies: Rakyat Bisa Belajar dari Kemarin Soal Ahok Gusur 300 Titik,Anies: Rakyat Bisa Belajar dari Kemarin
Ahok Kunjungi PBNU, Said Aqil: Agama Jangan Dijadikan Politik! Ahok Kunjungi PBNU, Said Aqil: Agama Jangan Dijadikan Politik!

#Jakarta #Hasil Pilkada DKI #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Hasil Quick Count DKI #Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) #ahok kunjungi PBNU

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar