Debat Pilkada, Hasto: Pertanyaan Komunitas Dirancang Serang Ahok

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengunjungi warga Koja, Jakarta Utara, Minggu (2/4). (Foto: Arah.com/ Muhamad Ridwan)

Arah - Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) menampilkan gagasan yang membumi, namun visioner.

"Ahok-Djarot menampilkan program yang membumi namun visioner dengan capaian yang konkret. Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) lebih mengandalkan pada program DP 0 persen dan OK OC pada debat Pilgub DKI Jakarta Rabu malam (12/4)," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Menurut Hasto yang hadir dalam acara debat kandidat itu, keseluruhan debat mampu mempertajam program calon. Meskipun pertanyaan dari komunitas dirancang menyerang Ahok-Djarot, namun Ahok tetap tampil apa adanya.

"Ahok-Djarot mampu menjawab dengan ilustrasi yang mampu mematahkan serangan dari pertanyaan yang tidak fair tersebut," ujarnya.

Hasto berkeyakinan bahwa dengan debat tersebut masyarakat DKI yang dikenal objektif, toleran dan berkemajuan, tidak akan mempertaruhkan masa depan DKI pada pihak yang belum berpengalaman.

"DKI itu sangat kompleks, seluruh masalah menjadi satu. Tanpa kepemimpinan yang tegas, dan mampu bersikap adil, Jakarta hanya menjadi ajang perebutan sumber daya ekonomi yang memiskinkan rakyat," tuturnya.

Baca Juga: Debat Soal Transportasi, Ahok: Kami Sudah Gratiskan Naik Bus
Debat Pilkada Memanas, Ahok dan Anies Saling Tuding 'Bohong'

Hasto menegaskan dalam kepemimpinannya Ahok-Djarot terbukti mampu bertindak adil dan berani memerangi mafia anggaran. Pasangan Ahok-Djarot, kata Hasto, juga mampu menegakkan aturan sehingga Jembatan Semanggi bisa dibangun tanpa dana APBD.

"Demikian halnya penataan Kalijodo, pembangunan RPTRA dan taman-taman yang begitu banyak serta pengerukan sungai agar bebas banjir. Semua dengan ketegasan menegakkan aturan," katanya.

Atas dasar hal tersebut, kata Hasto, dengan penampilan Ahok yang berbicara dengan data dan program nyata, PDI Perjuangan semakin yakin bahwa kaum perempuan, warga penerima bantuan sosial, serta pasukan oranye, hijau, biru dan merah akan bergerak memenangkan pasangan yang berpengalaman.

"Debat ini menunjukkan bahwa Ahok semakin matang dan menunjukkan kualitas kepemimpinan dan pengendalian emosi yang mendekati sempurna," tambah Hasto.

Dia memberikan apresiasi kepada Ahok yang mengucapkan terima kasih pada pasangan Agus-Silvy menunjukkan sikap kenegarawan dan kepemimpinan yang menjadi inspirasi.

Berita Terkait

Atasi Masalah Kesehatan, Anies Sediakan Tenaga Medis Keliling Atasi Masalah Kesehatan, Anies Sediakan Tenaga Medis Keliling
Ditanya Jaminan Kesehatan Warga, Ini Jawaban Jitu Ahok-Djarot Ditanya Jaminan Kesehatan Warga, Ini Jawaban Jitu Ahok-Djarot
Ditanya Djarot, Sandiaga: KUA Apa Ya Pak? Ditanya Djarot, Sandiaga: KUA Apa Ya Pak?

#Jakarta #debat pilkada #Ahok-Djarot #Anies-Sandi #Pilkada DKI Jakarta 2017

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar