Ternyata Ini Alasan Anies-Sandi Kenakan Kemeja Biru Saat Debat

Penampilan Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat debat final cagub-cawagub DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4). (Foto: Arah.com/ Restu Saputra)

Arah - Ada yang berbeda pada penampilan debat kandidat pamungkas yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Rabu (12/4) malam. Pasangan calon nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, keduanya tak nampak mengenakan kemeja putih yang biasanya dipakai debat.

Sandiaga mengatakan keduanya justru memilih mengenakan kemeja berwarna biru untuk mengirimkan pesan kepada warga Jakarta bahwa Pilkada bukan hanya kampanye program namun, Jakarta perlu persatuan serta nuansa yang damai. "Biru itu sejuk, biru itu melambangkan keteguhan dalam balutan inovasi. Kami memilih warna biru karema sebetulnya saya 18 bulan pakai baju biru tiap Rabu. Akhirnya mas Anies sepakat yuk kita kirimkan pesan mempersatukan," ujar Sandiaga Uno usai menghadiri debat di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (12/4) malam.

Sandi menceritakan, selama masa kampanye dirinya memang kerap memakai baju berwarna biru pada hari tertentu. Namun, kali ini tanpa diminta Anies bersedia ikut menanggalkan atribur kampanye bersama dalam acara debat putaran kedua yang di pandu langsung oleh Ira Koesno tersebut.

Baca Juga: Debat Final Pilkada, Ira Koesno: Lebih Panas yang Pertama
Sidang E-KTP, 10 Saksi dari ITB dan BPPT akan Dihadirkan

"Mas Anies tau saya tiap Rabu pakai baju biru tapi dia nunggu saya sampai jam 12, belum ada permintaan dari saya dia malah menawarkan yuk pakai baju biru, kirim pesan 'campaign is about to be over' (kampanye itu tentang semua). Kampanye kita bikin lebih sejuk, kita tinggalkan atribut kampanye kita, gak pakek sama sekali apapun juga," tutur Sandi.

Sementara itu, Sandiaga berharap sisa masa kampanye ini warga Jakarta menggunakan hak pilihnya untuk menentukan masa depan Jakarta  5 tahun mendatang dengan suasana yang sejuk tanpa dinodai dengan kecurangan pada 19 April nanti. "Kita pastikan warga Jakarta bisa menyikapi 7 hari ke depan dengan sejuk teduh mudah-mudahan persatuan bisa dibangun," pungkasnya.

Seperti diketahui, KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil Pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 17.07 persen suara, Sedangkan Ahok- Djarot memperoleh 42,99 persen suara, dan pasangan  Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara.

Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei. Sehingga pasangan Ahok-Djarot danAnies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKI putaran kedua. (Restu Saputra)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Ini Skema Baru Debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta yang Digagas KPU Ini Skema Baru Debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta yang Digagas KPU
Jelang Debat KPU DKI, Sandi Beber Pembagian Tugas dengan Anies Jelang Debat KPU DKI, Sandi Beber Pembagian Tugas dengan Anies
Warga DKI Bisa Saksikan Debat Final Pilkada di 14 Stasiun TV Warga DKI Bisa Saksikan Debat Final Pilkada di 14 Stasiun TV

#Jakarta #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Debat Cagub-Cawagub DKI #Anies-Sandi #KPU DKI Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar