Mereka di Pinggiran Ibu Kota, Bicara Pilkada DKI Jakarta

Debat Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua (foto/restu/arah)

Arah - Siapa yang menjadi pemenang pada gelaran pesta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada 19 April 2017 mendatang, masih menjadi pertanyaan besar.

Bagi warga ibu kota yang melek dengan situasi politik mungkin sudah terlalu sering untuk menggunakan mulutnya untuk berbicara. Tapi bagaimana mereka yang terpinggirkan di Jakarta.

Salah seorang warga Jakarta, Badra Rimbara (32) yang kegiatan sehari-harinya mengais sampah di bilangan Warakas Jakarta Utara mengaku tidak terlalu mengerti dengan program pasangan calon nomor urut dua maupun calon nomor urut tiga.

"Untuk saya pribadi masalah Pilkada DKI Jakarta ngga terlalu ikut campur ngikut arus aja," katanya saat ditemui Arah.com di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (14/4).

Pria yang mengaku sebagai tolokpunggung keluarga tersebut, tidak memiliki kepentingan dalam Pilkada DKI Jakarta, menurutnya siapapun yang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur nanti tidak akan merubah nasibnya.

Lanjutnya, pendapatan sehari dari hasil mencari sampah keliling kerumah-rumah warga bisa mencapai Rp 100.000, menurutnya itu belum dari hasil sampah bulanan warga."Ada yang ngasih mingguan ada yang bulanan, kalau di hitung sebulan bisa Rp950 ribu, itu beda dari yang harian," jelasnya.

Baca Juga: Olahraga, Baiknya Sesudah atau Sebelum Makan?
Bekal Makan Anak yang Baik Seperti Ini

Pria berkulit hitam itu juga bercerita, bahwa dirinya pwenah ditawari oleh pegawai Kelurahan untuk menjadi Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU). Namun dirinya menolak, lantaran kerja sebagai pengasih sampah tidak ada aturan yang terikat dan dieinya mengaku sudah banyak langganan warga yang percaya kepada jasanya sebagai pengais sampah.

"Pernah pegawai kelurahan ada yang nawarin saya jadi PPSU pasukan oren, tapi saya nggak mau, saya udah nyaman narik sampah, disampah saya nggak ada yg ngatur-ngatur kerjanya. Kalau kerja PPSU kan terikat," ucapnya kepada Arah.com, sambil membereskan sampah warga.

Dirinya pun berharap, siapapun yang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta priode 2017-2022, dapat mensejahterakan warga Jakarta. "Siapapun Gubernurnya intinya bisa buat Jakarta maju," pungkasnya.

Namun, bagi seorang kakek tua renta, Rasa (84) mengaku sudah menjadi penjual sayur-mayur sejak masih muda, Terhitung sudah hampir 25 tahun ia berdagang di pasar Kramat Jati. Sedangkan untuk paginya dijual di pasar Warakas, Jakarta Utara. 

Baginya, pergantian pemimpin tak memberikan dampak apapun terhadapnya. Menurutnya, harga yang bisa berubah dengan cepat masih menjadi persoalan yang harus segera diatasi. "Gubernur 5 tahun sekali memang diganti, sayur-mayur belum ada perubahan harga yang pasti tiap bulan pasti naik turun harganya," ucap Rasa kepada Arah.com di pasar Warakas, Jakarta Utara, Jumat, (14/4).

Rasa yang sudah menjadi kakek tersebut mengaku, 

"Saya belanja di pasar induk Kramat Jati setiap malem, sekarang sayura lagi mahal seperti cabe per-kg di pasar induk seharga Rp 24.000, terong seharga Rp 7.000 - Rp 8.000, kentang  Rp14.000 - Rp 15.000, ada kentang yang murah Rp12 ribu tapi kurang bagus. Yang paling mahal jengkol Rp30 ribu. Terkadang lebih tinggi harganya, bawang putih sekarang naik tinggi Rp 45.000. Bulan ini sayur-mayur lagi tinggi harganya," jelasnya kepada Arah.com, sambil meyalani pembeli.

Kakek tua rentah yang sudah lama sebagai penjual sayur tersebut mengaku, kalau dirinya sebagai pendukung pasangan calon nomor urut tiga. Dirinya berharap pasangan calon nomor urut tiga bisa merealisasikan janjinya kepada penjual sayur-mayur untuk menstabilkan harga barang pokok di pasar.

"Saya berharap pasangan Anies-Sandi menang, dan bisa menepati janjinya kepada warga Jakarta," ucapnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, akan berpartisipasi memberikan suaranya dalam pemilihan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 19 April mendatang. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Cek DPT, Plt Gubernur Blusukan ke Warga Cek DPT, Plt Gubernur Blusukan ke Warga
Ini Harapan Pengais Sampah untuk Pemimpin Jakarta Ini Harapan Pengais Sampah untuk Pemimpin Jakarta
Hari Ini KPU Pastikan DPT Pilkada DKI 2017 Putaran Kedua Hari Ini KPU Pastikan DPT Pilkada DKI 2017 Putaran Kedua

#Jakarta #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Warga Jakarta #Daftar Pemilih Tetap (DPT)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar