Diusir Warga Usai Salat Jumat, Djarot: Ini Politisasi Masjid!

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat di Masjid Al Atiq Kampung melayu Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (14/4). (Foto: Arah.com/ Muhammad Mukied)

Arah - Calon wakil gubernur DKI Jakarta  nomor dua, Djarot Saiful Hidayat melaksanan salat Jumat di Masjid Al Atiq Kampung melayu Tebet, Jakarta Selatan. Namun Djarot sempat mendapatkan penolakan dari beberapa takmir Masjid dan Warga.

Terkait penolakan tersebut Djarot menanggapinya dengan tenang. "Tadi sebetulnya jamaahnya gapapa bagus tapi kelihatannya takmirmya ya,"kata Djarot usai Solat Jumat di rumah makan, Jakarta, Jum'at, (14/4).

Menurut Djarot, penolakan takmir masjid yang dialaminya merupakan bentuk dari politisasi Masjid. "Itu lah bentuk saya tentang saya sebutkan politisasi masjid. Untuk kepentingan kepentingan politik praktis, mungkin meniru pola di negara lain mungkin bisa diajak syair negara-negara lain,"imbuh Djarot.

Baca Juga: Jelang Akhir Masa Kampanye, Anies: Ini Perjalanan Spiritual
Gara-gara Youtube, Bocah 8 Tahun Nekat Bawa Mobil Tuk Beli Burger

Djarot menjelaskan, kalau Indonesia merupakan bangsa yang bhinneka, terlebih dirinya tetap menjaga ukhuwah islamiah. "Kan kita dudah sepakati bahwa ideologi kita itu Pancasila, bangsa kita itu bangsa yg berbhineka apalagi kita selama ini sangat bisa menjaga hubungan silaturahmi ukuwah Islamiyah antar sesama umat muslim. Ukuwah basariah Kita berkewajiban membangun persaudaraan sesama warga bangsa,"pungkas Djarot.

Seperti diketahui, KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil Pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 17.07 persen suara, Sedangkan Ahok- Djarot memperoleh 42,99 persen suara, dan pasangan  Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara.

Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei. Sehingga pasangan Ahok-Djarot danAnies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKI putaran kedua. (Muhammad Mukied)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Tanggapi Spanduk Provokatif, Djarot: Maaf, Isu Itu Nggak Mutu Tanggapi Spanduk Provokatif, Djarot: Maaf, Isu Itu Nggak Mutu
Pengajian Golkar Pesanggrahan, Nusron: Ini Bisa Rebut Suara Anies Pengajian Golkar Pesanggrahan, Nusron: Ini Bisa Rebut Suara Anies
Disebut Bawaslu Suka Tak Lapor Kampanye, Ini Tanggapan Djarot Disebut Bawaslu Suka Tak Lapor Kampanye, Ini Tanggapan Djarot

#Jakarta #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Kampanye Pilkada #Ahok-Djarot #Djarot Saiful Hidayat

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar