Diusir Warga Usai Salat Jumat, Djarot: Ya Allah, Salah Saya Apa

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat di Masjid Al Atiq Kampung melayu Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (14/4). (Foto: Arah.com/ Muhammad Mukied)

Arah - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta petahana, Djarot Saiful Hidayat buka suara setelah mendapatkan pengusiran usai menjalankan salat Jumat di Masjid Al Atiq Kampung melayu Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (14/4) kemarin.

"Saya sampaikan untuk bersabar dan memaafkan, siapapun juga yang memperlakukan kita seperti itu," kata Djarot saat ditemui di Lapangan Cipinang Indah, Jakarta Timur, pada Sabtu (15/4).

Djarot juga berpesan kepada seluruh takmir Masjid dan warga. Bahwa dari apa yang dipahaminya, hal tersebut sangat bertentangan dengan nilai Islam dan Pancasila. "Saya mohon, kepada seluruh takmir masjid, seluruh warga Jakarta, hal seperti itu kan tidak baik. Itu bertentangan dengan nilai-nilai Islam yang saya pahami. Dan juga bertentangan dengan Pancasila," ucap Djarot.

Djarot mengaku, hal buruk seperti itu, juga membuat dirinya berintrospeksi diri tadi malam. "Saya sampai introspeksi, berdoa setiap malam. Ya Allah, salah saya apa. Apa kami pernah mengungkapkan kebencian pada mereka," kata Djarot terheran.

Baca Juga: Bachtiar Nasir Sebut Anies Sedang Diserang Partai Ka'bah-ka'bahan
Presiden Jokowi Resmikan Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari

Dalam kesempatan itu, melalui media, Djarot meminta maaf kepada warga, yang barangkali tersinggung atas ucapan atau perilakunya yang lalu. "Kalau pernah, kami mohon maaf. Saya memaafkan. Saya memandang mereka juga saudara saya," sampainya.

Seperti diketahui, KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil Pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 17.07 persen suara, Sedangkan Ahok- Djarot memperoleh 42,99 persen suara, dan pasangan  Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara.

Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei. Sehingga pasangan Ahok-Djarot danAnies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKI putaran kedua. (Harry Muthahhari)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Tanggapi Spanduk Provokatif, Djarot: Maaf, Isu Itu Nggak Mutu Tanggapi Spanduk Provokatif, Djarot: Maaf, Isu Itu Nggak Mutu
Diusir Warga Usai Salat Jumat, Djarot: Ini Politisasi Masjid! Diusir Warga Usai Salat Jumat, Djarot: Ini Politisasi Masjid!
Ahok Bertemu Keluarga Cendana, Apa Tanggapan Djarot? Ahok Bertemu Keluarga Cendana, Apa Tanggapan Djarot?

#Jakarta #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Kampanye Pilkada #Ahok-Djarot #Djarot Saiful Hidayat

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar