Ini yang Dilakukan Bawaslu Pantau Kampanye Hitam di Sosmed

Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Muhammad Jufri. (Foto: Arah.com/ Muhamad Ridwan)

Arah - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Muhammad Jufri mengatakan pihaknya akan selalu melakukan pengawasan pada masa tenang Pilkada DKI Jakarta.

"Pengawasan dilakukan agar tidak terjadinya kecurangan atau kampanye hitam kepada masing-masing pasangan calon," kata Muhammad Jufri di Bawaslu DKI Jakarta, Jalan Danau Agung, Sunter, Jakarta Utara, Minggu (16/4).

Menurut Jufri, Bawaslu bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) akan terus memantau masa tenang terhitung tiga hari jelang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada 19 April mendatang.

Baca Juga: Sandi Bongkar Iuran Gerindra Daerah untuk Pilkada DKI
Pascalongsor, Bondowoso Tetap Ramai Wisatawan

Selain itu, Bawaslu telah bekerjasama dengan beberapa Universitas untuk melakukan pengawasan di media sosial, karena pada masa tenang semua alat peraga kampanye termasuk media sosial harus dihentikan.

"Kita sudah minta kepada KPU DKI Jakarta, untuk dapat memberi tahu terkait media sosial milik masing-masing calon yang keperluannya sebagai kampanye," jelasnya.

Lebih lanjut Jufri mengatakan, Bawaslu DKI Jakarta akan selalu terbuka untuk masyarakat apabila ditemukan kecurangan dalam masa tenang jelang proses Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

KPU DKI Nilai 'Kampanye Negatif' Tak Menjadi Masalah KPU DKI Nilai 'Kampanye Negatif' Tak Menjadi Masalah
Ini Daftar Dugaan Pelanggaran Etik Dilakukan KPUD dan Bawaslu DKI Ini Daftar Dugaan Pelanggaran Etik Dilakukan KPUD dan Bawaslu DKI
Ahok Bikin Program Rumah Murah, Sandiaga: Motivasinya Apa? Ahok Bikin Program Rumah Murah, Sandiaga: Motivasinya Apa?

#Jakarta #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Kampanye Pilkada #Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI #Sosial Media

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar