Pilkada DKI, Polda Jabar Imbau Warga Tidak ke Jakarta

Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Muhammad Herindra dan Kapolda Jawa Barat, Irjen pol Anton Charliyan usai apel bersama TNI-POLRI di Mapolda Jabar, Bandung, Selasa (24/1). (Foto: Arah.com/ Haryanto)

Arah - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan mengimbau masyarakat agar tidak pergi ke Jakarta ketika pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Rabu (19/4).

"Saya mohon seluruh masyarakat tidak berangkat ke sana, para tokoh, ulama dan pemda imbau masyarakat tidak berangkat ke Jakarta," kata Anton saat kunjungan kerjanya ke Kota Tasikmalaya, Senin.

Ia mengajak para tokoh agama, masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan langkah mengurungkan niat warganya pergi ke Jakarta saat pencoblosan.

Kapolda berharap masyarakat Jawa Barat dapat mengurusi daerahnya sendiri, dan tidak ikut campur masalah pemilihan gubernur di Jakarta.

"Tidak usah urus urusan orang lain karena berangkat ke Jakarta tidak ada tujuan lain selain politik," katanya.

Ia menegaskan, pihaknya akan melakukan pencegahan terhadap warga yang hendak pergi ke Jakarta dengan tujuan masalah pemilihan gubernur.

Pencegahannya, kata dia, dengan cara memberikan imbauan secara halus untuk menyadarkan masyarakat agar tidak pergi ke Jakarta saat pencoblosan.

"Kami akan cegah sekuat tenaga, tindakan dari mulai halus, imbauan, tidak perlu lah pemeriksaan, cukup imbauan saja bisa menyadarkan masyarakat," katanya. seperti dikutip dari antara

Baca Juga: Pembagian Sembako Jelang Pilkada, DPR: Jelas Itu Politik Uang
Politik Sembako, Timses Anies-Sandi: Ini Mencederai Demokrasi!

Sebelumnya, KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 17.07 persen suara. Sedangkan Ahok-Djarot memperoleh 42,99 persen suara, dan pasangan Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara.

Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei. Sehingga pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKI putaran kedua.

Berita Terkait

Terselubung, Pertemuan Timses Ahok-Djarot dengan RT Dibubarkan Terselubung, Pertemuan Timses Ahok-Djarot dengan RT Dibubarkan
Sejumlah Lokasi Ini Dinilai Rawat Penyusup Saat Pencoblosan Sejumlah Lokasi Ini Dinilai Rawat Penyusup Saat Pencoblosan
Dituding Hilangkan Program KJP, Ini Protes Anies Dituding Hilangkan Program KJP, Ini Protes Anies

#Jakarta #Pilkada DKI Putaran Kedua #Pilkada DKI Jakarta 2017 #pencoblosan #Polda Jabar

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar