Telkom Buka Blokir Netflix, Ini Reaksi Direktur HOOQ

hooq rilis layanan Video on Demand (VOD). (Foto: Arah.com/ Nugie)

Arah - Direktur HOOQ Indonesia, Guntur Siboro buka suara soal rencana Telkom akan membuka blokir Netflix setelah selama satu tahun menutup akses terhadap layanan video-on-demand itu di seluruh layanan grup miliknya.

Guntur mengaku tidak mempermasalahkan rencana tersebut. Sebab, menurut dia, pelanggan sudah memiliki pilihan sendiri terkait konten video.

"Semua kembali ke hak pelanggan masing-masing mau nonton apa tergantung suplai kontennya. Itu kompetisi dan tidak masalah," ucapnya di Blowfish, Jakarta, Kamis (20/4).

Baca Juga: Aher Ajak Warga Galakkan Salat Subuh Berjamaah di Masjid
Sakit TBC Kelenjar, Fitri Tropica Tunda Punya Anak

HOOQ di Indonesia telah menuai kesuksesan seiring dengan semakin meningkatnya jumlah pengguna internet. HOOQ juga bekerja sama dengan mitra lokal terpercaya untuk memperluas jangkauan dan memperkuat basis pelanggannya. .

"Populasi Indonesia mencapai 262 juta orang. Negeri ini memiliki potensi pasar yang besar untuk layanan video on demand. Hal ini diperkuat dengan jumlah pengguna internet yang telah mencapai 132,7 juta pada 2016,” katanya.

Lebih lanjut, berdasarkan data tersebut, kata Guntur, pihaknya yakin pasar layanan VOD akan terus tumbuh dimana masyarakat menginginkan hiburan berkualitas. (Anugrah Andriansyah)

Video trending pilihan redaksi:

Berita Terkait

Rilis Layanan TVOD, HOOQ Tayangkan Film Hollywood Lebih Cepat Rilis Layanan TVOD, HOOQ Tayangkan Film Hollywood Lebih Cepat
Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri
'Aisyah' Jadi Tontonan Favorit di Festival Film Islami di Balkan 'Aisyah' Jadi Tontonan Favorit di Festival Film Islami di Balkan

#Jakarta #Hooq #film Indonesia #film Hollywood

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar