Dari Anies Naik Heli dan Foto Bareng, Ini Bantahan Lippo Group

Pengusaha nasional James Riady bergegas usai melaporkan tax amnesty di Kantor DJP Pajak, Jakarta, Jumat (2/9). James Riady menyatakan tax amnesty merupakan momentum yang sangat tepat untuk masuk ke dalam babak baru sistem perpajakan di Indonesia, dan dirinya mengaku selain mendeklarasikan hartanya di dalam negeri, dia juga akan menarik hartanya yang di luar negeri (repatriasi). (Foto: Antara/Norman)

Arah -  Mengenai banyaknya serangan dari media sosial berbentuk fitnah dan hoax, kepada pihak Lippo Group, Kepala Humas Lippo Group Danang Kemayan Jati angkat bicara. 

Pihaknya menegaskan, Lippo group tidak pernah mendukung program DP 0 persen dan rumah Rp350 juta.

"Hoax! Lippo tidak ada rencana ataupun ingin melakukan itu. Acara yang dikutip itu adalah acara ekonomi," ungkapnya dalam rilis yang diterima arah.com, Jumat (21/4/2017).

Dalam hal ini, tentunya Lippo mengharapkan kemajuan ekonomi dan juga semua hal yang bisa membantu orang tidak mampu, termasuk "affordable living" dan "mass housing" yang dilakukan di setiap negara besar bagi warganya.

"Sementara Lippo belum dan tidak ada rencana, dan juga bukan pengembang pertama, yang melakukan rumah Rp350 juta seperti informasi yang beredar," tegasnya.

Baca Juga: Mengejutkan, Ini Jawaban Setnov Soal Jabatan Ahok Pascalengser
Takut Mangkrak,Ahok Gunakan Sisa 6 Bulan untuk Normalisasi Sungai
Rusuh di Sidang Ahok, Warga: Dia Ngomong Bunuh-bunuh

Tentang Anies naik helikopter milik Lippo ke Aryaduta juga dibantahnya.  Ia menerangkan, area Aryaduta dan Jakarta juga ditetapkan NOTAM (no fly zone) berhubung adanya latihan militer dan kunjungan Wapres Amerika, ini sesuatu fakta.

Namun pihaknya tidak menampik bahwa Benar Anis pakai helikopter, tapi bukan punya Lippo, melainkan milik Bosowa Group, perusahaan milik Erwin Aksa, yang merupakan pendukung Anies sejak awal Pilkada

"HOAX LAGI! Tidak benar. Kenapa? Pada hari tersebut heli Lippo tidak ada yang terbang sama sekali," ungkapnya.

Pihak Lippo juga mengkonfrimasi mengenai foto Hari Tanoesoedibyo, James Riady dan Tomy Winata, itu adalah foto Februari 2016 di Hari Pers National di Lombok dihadapan Presiden Jokowi dimana kebetulan telah diatur panitia duduk bersama. Karena pemimpin media, HT-MNC, James Riady-Berita Satu, TW-JakTV.

"Wajar saja karena panitia yang susun. Foto ini BUKAN dalam rangka Pilkada 2017 karena sudah jauh lebih lama," katanya.

Dan terakhir adalah mengenai statement yang mengatakan, 'Ahok mau menang sendiri' juga adalah rekayasa.

"Hoax! Tidak ada pernah ada statement itu dari Lippo. Statement itu telah di edit dan copy paste dari yang asli," pungasknya.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Pilkada DKI, Relawan Agus-Sylvi Titipkan Dua Program untuk Anies Pilkada DKI, Relawan Agus-Sylvi Titipkan Dua Program untuk Anies
Kubu Ahok-Djarot Pertanyakan Netralitas KPUD dan Bawaslu Kubu Ahok-Djarot Pertanyakan Netralitas KPUD dan Bawaslu
Anies-Sandi Ajak Bermain, Bisa Kamu Cari 5 Perbedaan di Foto Ini? Anies-Sandi Ajak Bermain, Bisa Kamu Cari 5 Perbedaan di Foto Ini?

#Jakarta #Hasil Pilkada DKI #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Lippo Gratifikasi Wartawan

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar