Pasca Serangan, Paris Rapatkan Barisan Bahas Keamanan

Perdana Menteri Prancis, Bernard Cazeneuve, Menteri Hukum Jean Jacques Urovas dan Menteri Dalam Negeri Fekl berpidato di depan gedung dewan pertahanan Elysee Palace di Paris, Prancis, Jumat (21/4).

Arah -  Presiden Prancis Francois Hollande mengumumkan pertemuan pejabat pertahanan direncanakan diadakan pada pukul 08.00 waktu setempat Jumat, setelah penembakan di Paris Tengah pada Kamis malam (20/4), sehingga menewaskan seorang polisi dan melukai dua lagi.

Presiden Prancis tersebut mengeluarkan satu pernyataan di luar Elysee Palace setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Bernard Cazeneuve dan Menteri Dalam Negeri Matthias Fekl.

Baca Juga: Jelang Pilpres Prancis, ISIS Klaim Serang Penembakan Polisi Paris
Polisi Kedua Korban Penembakan di Prancis Ternyata Masih Hidup

Ia yakin bahwa serangan itu "berkaitan dengan teror", demikian laporan Xinhua.

Ia juga menjanjikan langkah keamanan "yang sepenuhnya siaga" bagi pemilihan presiden mendatang, yang dijadwalkan dimulai pada Minggu(23/4).

"Setiap orang akan memahami bahwa perasaan saya bersama keluarga polisi yang tewas, dan polisi yang cedera," kata Hollande.

Kelompok garis keras ISIS telah mengaku bertanggung-jawab atas penembakan tersebut.

Penembakan itu terjadi sekitar pukul 20.00 waktu setempat Kamis di jalan pertokoan Champs Elysees di Paris Tengah. Pelaku penyerangan ditembak hingga tewas.

Berita Terkait

Djarot Sebut Pedagang Pasar Senen Akan Direlokasi ke Blok V Senen Djarot Sebut Pedagang Pasar Senen Akan Direlokasi ke Blok V Senen
Fadli Zon Bicarakan Pemimpin Karbitan, Sindiran untuk Jokowi? Fadli Zon Bicarakan Pemimpin Karbitan, Sindiran untuk Jokowi?
Kawal Pemeriksaan Rizieq, FPI Siap Geruduk Mapolda Metro Jaya Kawal Pemeriksaan Rizieq, FPI Siap Geruduk Mapolda Metro Jaya

#Jakarta #Paris #serangan teror prancis #isis serang eropa

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar