Ampuh, Dukungan Harry Tanoe Tarik Suara untuk Anies-Sandi

Dkelarasi Partai Perindo dukung pasangan cagub dan cawagub Anies-Sandi di Kelapa Gading Mall, Jalan Raya kelapa Gading Nias blok HF 4, Jakarta Utara, Selasa (14/3). (Foto: Arah.com/ Restu)

Arah -  Kemenangan pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dari hasil Quick Count beberapa lembaga survei yang mengalahkan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Ternyata hasil suara pasangan Anies-Sandi tidak hanya dari kalangan muslim.

Guru Besar Ilmu Politik, Universitas Pertahanan, Salim Said menyatakan pasangan Anies-Sandi dalam memenangkan Pilkada DKI Jakarta putaran final juga didukung oleh kalangan non Islam.

"Tidak benar jika pasangan Anies-Sandi hanya didukung oleh kelompok Islam, kelompok non Islam juga banyak yang mendukungnya," kata Salim Said saat membicarakan diskusi Mengobati Luka Pilkada di Gado-gado Boplo, Jalan Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/4/2017).

Salim mejelaskan, kemenangan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno bukan hanya hasil suara dari pemilih muslim melainkan dari suara non muslim, seperti Harry Tanoe, Kwik Kian Gie dan Jaya Suprana mereka merupakan kelompok Cina yang memilih pasangan Anies-Sandi.

Hal tersebut lantaran, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mengerti untuk menarik simpati masyarakat dan tidak tahu budaya kelompok masyarakat Indonesia khususnya Jakarta seperti apa.

"Harus tahu masyarakat Indonesia itu seperti apa, maka dari itu harus tahu budaya Indonesia itu apa dan siapa," ucapnya.

Baca Juga: Kuasa Hukum Ahok akan Bongkar Otak Perekayasa Kasus Penistaan
Dari Anies Naik Heli dan Foto Bareng, Ini Bantahan Lippo Group

Lebih lanjut, Salin mengatakan, kekalahan yang menimpa kepada pasangan Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap Ahok atas dugaan penodaan agama yang diucapkannya pada kunjungan kerja ke Pulau Pramuka Kepulauam Seribu pada 27 September 2016 lalu.

"Seharusnya Pak Ahok tidak keluar membicarakan yang bukan etikanya, dan selaku pelaku politik Pak Ahok bisa mengerem omongannya," pungkasnya. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Relawan Media Sosial Punya Peran Penting Memenangkan Anies-Sandi Relawan Media Sosial Punya Peran Penting Memenangkan Anies-Sandi
Ternyata Tarif Ok Trip Anies Lebih Mahal Dari Transjakarta Ternyata Tarif Ok Trip Anies Lebih Mahal Dari Transjakarta
Warga Tak Memiliki Formuli C6 Tetap Bisa Nyoblos, Ini Caranya Warga Tak Memiliki Formuli C6 Tetap Bisa Nyoblos, Ini Caranya

#Jakarta #Hasil Pilkada DKI #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Hasil Quick Count #Anies Baswedan

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar