Kisah Miris Kakek di Bandung, Tinggal di Becak Selama 20 Tahun

Ade Akbar 'Manusia Becak' di Bandung. (Foto: Arah.com/ Ratih Prastika)

Arah - Di tengah terik matahari, seorang lansia duduk di atas kursi penumpang becak. Kakinya dilipat ke atas kursi sembari bersandar menikmati rokok.

Lansia berusia 70 tahun itu diketahui bernama Ade Akbar. Sehari-harinya dia menghabiskan waktu di atas becak yang diparkir di Jalan Holis, Kelurahan Cibuntu, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.

Bukan sedang menunggu penumpang, becak yang setiap hari dikayuhnya adalah tempat tinggalnya sejak 20 tahun silam. Menggunakan kemeja lengan pendek berkelir hijau dan kain sarung kusam, Ade menjadikan becaknya sebagai kendaraan untuk mencari nafkah.

"Dulu tinggalnya di depan situ, tapi udah dijual, karena dulu istri sakit keras, setelah istri meninggal mulai tinggal di becak aja," ujarnya saat ditemui arah.com, Rabu (26/4).

Setiap hari Ade melakukan aktivitasnya di becak. Beberapa pakaian diselipkan di bagian atap becaknya. Untuk keperluan mencuci, Ade sudah menyiapkan ember, sabun, serta sikat gigi yang disimpan rapi di dinding dekat becaknya.

"Ya di sini aja airnya kadang ada yang lewat terus beli, kalau mandi atau ke jamban biasanya pas lagi narik aja sekalian lewat pas nemu kamar kecil, bisa di masjid atau yang melewatinya aja," katanya.

Baca Juga: Jenguk Julia Perez, Sandy Tumiwa Beri Hadiah Jilbab
Sandiaga akan Jual Saham Bir,Ahok:Kita Bukan Negara Syariat Agama

Bapak dari empat anak dan delapan cucu ini mengaku sesekali mengunjungi anaknya. Beberapa kali juga anaknya meminta untuk berhenti bekerja dan tinggal bersama. Namun, ia mengaku tak mau menyusahkan sehingga memutuskan tetap menarik becak dan tinggal di becak.

"Basa basi ada minta tinggal aja sama anak, tapi nggak enak, anak juga masih ngontrak kebutuhannya juga banyak nggak mau merepotkan, saya mau ngontrak sendiri juga sekarang kontrakan juga mahal" tuturnya.

Penghasilannya dari menarik becak tak lebih dari Rp50ribu per hari. Uang itu ia gunakan untuk keperluan beberapa hari karena penghasilannya tak menentu.

"Paling besar itu Rp50 ribu, itu juga pasti untuk bekal untuk beli keperluan karena kan nggak setiap hari dapat segitu, kadang dapat kadang nggak," kata dia.

Saat ditemui di lokasinya mangkal dan tinggal, Ade mengaku sudah beberapa hari tak menarik becak karena sedang tak enak badan. Ia lebih memilih mengonsumsi obat-obatan warung ketimbang harus ke dokter karena minim biaya.

"Ini sudah dua atau tiga hari nggak narik, tidur aja soalnya nggak kuat, panas dingin terus kaki susah mau jalan," terangnya.

"Kan dokter sekarang berapa ya kalau berobat, ya pakai obat warung ajalah," terangnya. (Ratih Prastika)

Video trending pilihan redaksi:

 

Berita Terkait

DPR RI Singgung Pemberitaan Media Bersifat Partisan DPR RI Singgung Pemberitaan Media Bersifat Partisan
Liburan Seru di Bandung, Taman Wisata Asyik Bernuansa Bali-Jawa Liburan Seru di Bandung, Taman Wisata Asyik Bernuansa Bali-Jawa
Ini Kualifikasi KPUD DKI Tentukan Panelis dan Moderator Debat Ini Kualifikasi KPUD DKI Tentukan Panelis dan Moderator Debat

#Jakarta #Kisah Haru #Bandung

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar