Hasil Rekapitulasi Unggul, Anies: Pilkada Ini Sudah Matang

Anies Baswedan saat mengunjungi warga di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Minggu (30/4/2017). (arah.com/Restu Saputra)

Arah - Hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta  terkait rekapitulasi penghitungan suara tingkat Provinsi menunjukkan pasangan nomor pemilihan 3, Anies Baswedan - Sandiaga Uno unggul dari pesangan nomor 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat.

Keduanya mendapatkan perolehan suara dengan masing-masing paslon nomor 2 memperoleh total 2.350.366 suara. Sedangkan paslon nomor 3 memperoleh 3.240.987 suara.

Menanggapi hasil tersebut, Anies Rasyid Baswedan mengatakan hasil hitung cepat oleh beberapa lembaga survei tak jauh berbda demgan hasil rekapitulasi resmi yang dilakukan oleh KPU DKI Jakarta.

"Kita bersyukur alhamdulillah bahwa antara real quick count (hitung cepat) dan rekap itu ada kesamaan dan proses berjalan dengan baik berjalan dengan tertib," ujar Anies Baswedan di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Minggu (30/4/2017).

Anies menambahkan, situasi Pilkada DKI Jakarta semula sempat memanas akibat banyaknya tindakan kampanye hitam yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon. Namun,  proses demokrasi pada Pilgub DKI Jakarta pun tetap berjalan dengan kondusif.

Baca Juga: Baru Dipakai Sebulan, iPhone 7 Terbakar saat Diisi Daya
Donald Trump Sentil Media 100 Hari Menjabat, Donald Trump Sentil Media

"Pilkada ini membanggakan. Yang semula dikatakan tegang, mencekam ternyata damai tenang-tenang saja. Proses pelaksanaannya demokratis disemua tempat," tuturnya.

Selain itu, Anies menyatakan jika proses demokrasi yang digelar di Jakarta bisa menjadi contoh daerah lain untuk menerapkan Pilkada.

"Ini bisa jadi contoh bahkan sebelum ada kegiatan apakah itu pembagian sembako atau tidak. Ini adalah contoh Pilkada yang warganya secara materi ynag terpengaruh oleh iming-iming apapun," pungkasnya. 

Seperti diketahui, Pasangan Anies-Sandi meraih 62 persensuara atau 8.796 suara dari 14.187 suara sah di Kabupaten Kepulauan Seribu. Sedangkan pasangan Basuki-Djarot meraih 38 persen atau 5.391 suara.

Di Jakarta Utara, Anies-Sandi meraih 52,73 persen suara atau 466.340 suara dari 884.408 suara sah. Sedangkan pasangan Basuki-Djarot meraih 47,27 persen atau 418.068 suara.

Di Jakarta Barat, Anies-Sandimendapatkan 52,8 persen suara atau 684.980 suara dari 1.296.739 suara sah. Sedangkan pasangan Basuki-Djarot mendapatkan 47,18 persen suara atau 611.759 suara.

Di Jakarta Pusat, Anies-Sandimendapatkan 57,77 persen suara atau 333.033 suara dari 576.449 suara sah. Sedangkan pasangan Basuki-Djarot mendapatkan 42.23 persen suara atau 243.416 suara.

Di Jakarta Timur, Anies-Sandimendapatkan 61,87 persen suara atau 993.173 suara dari 1.605.266 suara sah. Sedangkan pasangan Basuki-Djarot mendapatkan 38,13 persen suara atau 612.093 suara.

Di Jakarta Selatan, Anies-Sandimendapatkan 62,15 persen suara atau 754.665 suara dari 1.214.304 suara sah. Sedangkan pasangan Basuki-Djarot mendapatkan 37,85 persen suara atau 459.639 suara. (Restu)

Berita Terkait

Jelang Pilkada DKI, Anies Sebut Warga Berhak Mengakses APBD Jelang Pilkada DKI, Anies Sebut Warga Berhak Mengakses APBD
Heboh! Warga Tolak Kedatangan Djarot di Sebuah Pengajian Heboh! Warga Tolak Kedatangan Djarot di Sebuah Pengajian
Kampanye Pilkada DKI, Djarot Tampik akan Gusur Kawasan Pademangan Kampanye Pilkada DKI, Djarot Tampik akan Gusur Kawasan Pademangan

#Jakarta #Hasil Pilkada DKI #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Pilgub DKI Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar