3 Hakim Kasus Ahok Dapat Promosi, MA: Nggak Ada Hubungannya...

Suasana Sidang Ahok ke-17/arah.com/shemi

Arah -  Tiga hakim yang memvonis Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 2 tahun penjara dalam kasus penodaan agama akan mendapat promosi. Tiga hakim itu adalah ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto serta hakim anggota Abdul Rosyad dan Jupriyadi.

Mengkonrfirmasi hal itu, Kepala Biro Humas Mahkamah Agung Ridwan Mansyur menyanggah promosi ini berkaitan dengan kasus Ahok.

"Nggak ada hubungan sama kasus Pak Ahok tentunya. Lagin ini mutasi sudah dibahas jauh sebelum kasus ini. Dan ini pastinya lewat sejumlah tahapan," ungkap Ridwan saat dihubungi, Jumat (12/5/2017).

Lebih lanjut, untuk memastikan promosi ketiga hakim itu tidak ada kaitannya dengan Ahok, Ridwan menegaskan, promisi hakim dilakukan paling cepat tiga bulan. Dengan kata lain sebelum kasus Ahok bergulir ketiga nama itu sudah masuk dalam pembahasan promosi.

"Bisa tiga bulan dari mendata dan dengan beberapa kali rapat. Jadi jangan dihubung-hubungkan," ungkapnya.

Disinggung dengan dua hakim yang tidak mendapatkan promosi, Ridwan lagi-lagi menegaskan bahwa ada empat tahap yang harus dilewati untuk menyusun daftar nama hakim itu. Hal itu, kata dia, tertuang dalam Keputusan Ketua MA Nomor 48/KMA/SK/II/2017.

Tahap pertama yakni pendataan data base SDM sampai ditandatangani pimpinan. Rapatnya dimulai dari pra-TPM (tim promosi mutasi) hingga rapat terakhir yang dipimpin Ketua MA.

"Jadi tolonglah sekali lagi saya infokan tidak ada hubungannya dengan kasus pak Ahok," pungkasnya.

Baca Juga: Tim Sinkronisasi, Pengamat: Jangan Ngerjain Program Ahok-Djarot
Keren, Mie Instan Indonesia Dipamerkan di Milan Italia
Ini Ponsel Android Terlaris di Kuartal 1, Bukan Samsung & Xiaomi

Seperti diketahui, dari laman resmi Mahkamah Agung, ada 388 hakim di seluruh Indonesia yang dimutasi pada periode ini. Dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara, ada sembilan hakim yang dimutasi. Mereka adalah Abdul Rosyad, Dahlan, F.X. Supriyadi, Dwiarso Budi, Hasoloan Sianturi, Jupriyadi, Kun Maryoso, Usaha Ginting, dan Windarto.

Dwiarso akan dipromosikan menjadi hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Denpasar, Bali. Abdul Rosyad akan menjabat sebagai hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Palu. Adapun Jupriyadi, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, akan menjabat Ketua PN Bandung.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Pendukung Ahok Tak Gentar Dibubarkan Paksa Pakai Water Canon Pendukung Ahok Tak Gentar Dibubarkan Paksa Pakai Water Canon
Uni Eropa Beri Komentar Terkait Vonis Ahok 2 Tahun Penjara Uni Eropa Beri Komentar Terkait Vonis Ahok 2 Tahun Penjara
Tidak Sesuai Jam Besuk, Tiga Artis Ini Gagal Bertemu Ahok Tidak Sesuai Jam Besuk, Tiga Artis Ini Gagal Bertemu Ahok

#Jakarta #Ahok divonis 2 tahun #Ahok Dipenjara #Hakim Kasus Ahok #Humas MA Ridwan Mansyur

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar