Tingkatkan Ekonomi, Sumut Target Raup Investasi Rp 20 Triliun

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi di Pekan Inovasi Sumatera Utara 2017, di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (12/5/2017). (Foto/Arah.com/Nugie)

Arah -  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sedang berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi. Hal ini dikatakan Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi di Pekan Inovasi Sumatera Utara 2017, di Lapangan Merdeka Medan.

"Pekan Inovasi Sumatera Utara Tahun 2017, adalah salah satu ajang dalam mempromosikan Sumatera Utara baik di dalam, maupun di luar negeri. Bertujuan untuk menarik pelaku usaha menanamkan modalnya di Sumatera Utara," ungkap Erry, Jumat (12/5/2017).

Dalam kesempatannya, Erry mengungkapkan, di tahun 2016 lalu Sumut mengalami pertumbuhan sekitar 5,18 persen. Hal ini menjadi pertumbuhan yang signifikan, dan dinilai menjadi salah satu pertumbuhan perekonomian diatas rata-rata nasional, bahkan diperkirakan pertumbuhan di tahun 2017 mencapai angka 5,5 persen.

"Tahun lalu pertumbuhan ekonomi kita mencapai angka 5,18 persen. Tahun 2017 ini kita perkiraan 5,1 hingga 5,5 persen," sambungnya.

Dalam rangka mendongkrak nilai investasi Sumut, ajang seperti pekan inovasilah yang menjadi upaya Pemprovsu. Pada 2016 lalu, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia menetapkan target realisasi investasi sebesar Rp 16,51 triliun dan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ditetapkan Rp 12 triliun. Sesuai dengan penetapan BKPM, Sumut berhasil merealisasikan investasi sebesar Rp 19,39 triliun.

Baca Juga: Cantiknya Janda Tommy Soeharto Ini Jadi Obrolan Netizen
Komisi Yudisial Curiga Soal Promosi 3 Hakim Sidang Ahok

Kemudian di tahun 2017, BKPM menargetkan investasi senilai Rp 20,3 triliun, lalu RPJMD menargetkan senilai Rp 13 triliun. Realisasi di tahun 2017, selama 3 bulan (triwulan I), Sumut berhasil meraup investasi senilai Rp 6,8 triliun. Jadi, dari 34 provinsi di Indonesia, Sumut berada di peringkat 6.

"Kita berada di peringkat 6," tutur Erry.

Adapun sektor yang mendukung masuknya investasi di triwulan I 2017, yakni dari sektor listrik, gas, air, jasa perkebunan, industri kimia, industri logam, industri makanan, industri kertas, perhotelan dan restoran.

"Masih banyak lagi sektor yang menyumbang," tandasnya. (Anugrah Andriansyah)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Patrialis Akbar Terjaring OTT KPK? Ini Tanggapan MK Patrialis Akbar Terjaring OTT KPK? Ini Tanggapan MK
Kapolda Metro Sebut Rizieq Akui Kebenaran Video Ceramah Palu Arit Kapolda Metro Sebut Rizieq Akui Kebenaran Video Ceramah Palu Arit
Harga Mahal, Cabai Sumbang Inflasi Tertinggi Harga Mahal, Cabai Sumbang Inflasi Tertinggi

#Jakarta #Dishub Kota Medan # Target Pertumbuhan Ekonomi #Inflasi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar