Lima Unversitas Indonesia Ini Banyak Dilirik Mahasiswa Asing

Rektorat Universitas Indonesia (foto/Shutterstock.com/Rio Rudy Irawan)

Arah - Indonesia patut berbangga, pasalnya ada lima perguruan tinggi atau universitas di Indonesia yang mulai dilirik mahasiswa asing  sebagai pilihan untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.

"Saat ini, ada lima universitas di Tanah Air penerima mahasiswa asing terbanyak yakni Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata, dan Universitas Hasanuddin," ujar Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Patdono Suwignjo di Jakarta, Jumat (12/5).

Dilansir dari Antara, para mahasiswa asing banyak meminati program studi seperti Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), ilmu kedokteran, manajemen, teknik sipil, dan ilmu manajemen.

Patdono menambahkan perkembangan jumlah mahasiswa asing yang menempuh studi di perguruan tinggi merupakan salah satu aspek yang digunakan untuk mengukur kesiapan dan mencerminkan kemampuan perguruan tinggi dalam menyelenggarakan program internasional untuk menghadapi persaingan global pendidikan tinggi.

Tercatat jumlah mahasiswa asing yang menuntut ilmu di Tanah Air berasal dari Timor Leste (2.107), Malaysia (1.217), Thailand (659), China (456), Korea Selatan (309), Jepang (217), Korea Utara (215), Jerman (156), Belanda (139), dan Prancis (136).

"Ini juga menjadi indikator universitas untuk masuk ke dalam rangking 500 dunia," kata Patdono.

Baca Juga: Kazuteru Makiyama Jadi Bos Baru Sony Indonesia
Terobos Trans Papua,Jokowi Ngaku Belajar Motor Trail Hanya Sekali

Selain itu, sepanjang 2016, sebanyak 6,967 Surat Izin Belajar telah diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi (PT).

Surat Izin Belajar merupakan salah satu syarat utama bagi mahasiswa asing untuk memperoleh dokumen keimigrasian berupa visa pelajar dan izin tinggal terbatas atau ITAS yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Patdono mengatakan dengan jumlah permohonan izin belajar bagi mahasiswa asing semakin meningkat, yaitu 150? 500 permohonan setiap minggunya, diperlukan upaya perbaikan sistem dan prosedur layanan penerbitan izin belajar.

"Sebagai solusinya, kami mengembangkan aplikasi penerbitan izin belajar berbasis daring. Dengan aplikasi ini, layanan penerbitan akan lebih efektif, tidak menyita waktu, akuntabel dan efisien."

Sistem tersebut merupakan salah satu upaya kementerian dalam mendukung perguruan tinggi Indonesia dalam penyelenggaraan program Internasional.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Ponakan Wakapolres Depok Jadi Korban Tewas Pohon Tumbang di UI Ponakan Wakapolres Depok Jadi Korban Tewas Pohon Tumbang di UI
Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara
Sylvi Diperiksa Bareskrim, #SuperSylvi Curi Perhatian Netizen Sylvi Diperiksa Bareskrim, #SuperSylvi Curi Perhatian Netizen

#Jakarta #universitas #Universitas Indonesia (UI) #Universitas Gadjah Mada (UGM) #Perguruan Tinggi #Universitas Hasanuddin #Universitas Sumatera Utara #Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar