Uang Tebusan 'Tukang Palak' Ransomware Sudah Capai Rp450 Juta

The Royal London Hospital salah satu rumah sakit yang terkena serangan ransomware (The New York Times)

Arah -  Dunia dibuat heboh dengan serangan siber program jahat (malware) ransomware. Terhitung ada 200 ribu komputer di 100 negara yang terinfeksi malware jenis Wannacry itu.

Data-data dari perusahaan dan rumah sakit di dunia terkunci oleh ransomware. Indonesia pun kena imbasnya, RS Harapan Kita dan RS Dharmais dilaporkan terkena dampak ransomware.

Untuk diketahui, ransomware mengunci data-data penting di rumah sakit, seperti data antrean, sistem pembayaran dan data medis pasien. Untuk membuka data itu, ransoware meminta uang tebusan bitcoin sebesar 300 dolar AS atau setara Rp4 juta.

Malware itu memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Dan, memberikan deadline waktu terakhir pembayaran dan waktu dimana denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.

Baca Juga: Microsoft Rilis Patch Keamanan untuk Tangkal Serangan Ransomware
Sistem Kesehatan di Inggris Telah Pulih dari Serangan Ransomware

Data dari perusahaan pelacak transaksi keuangan online, Elliptic, mengungkapkan hingga Sabtu siang waktu Amerika Serikat, total jumlah uang yang ditransfer ke beberapa akun bitcoin para hacker mencapai 33.000 dolar AS atau setara Rp450 juta, dilansir The New York Times, Minggu (14/5).

Elliptic juga memprediksi jumlah tersebut akan terus naik jika mendekati tenggat waktu terakhir pembayaran yang diminta oleh ransomware.

Namun, menurut Becky Pinkard dari wakil presiden perusahaan keamanan Digital Shadows, tidak ada jaminan peretas itu akan mengembalikan data-data yang terkunci setelah membayar uang tebusan.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Microsoft Rilis Patch Keamanan untuk Tangkal Serangan Ransomware Microsoft Rilis Patch Keamanan untuk Tangkal Serangan Ransomware
Sistem Kesehatan di Inggris Telah Pulih dari Serangan Ransomware Sistem Kesehatan di Inggris Telah Pulih dari Serangan Ransomware
Pakar Siber: Situs Telkomsel Dibajak, Indonesia Butuh Badan Cyber Pakar Siber: Situs Telkomsel Dibajak, Indonesia Butuh Badan Cyber

#Jakarta #Virus Komputer #Malware #Ransomware #Serangan Siber #Kasus Peretasan #Peretas (Hacker)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar