ID-SIRTII Gandeng Lembaga Keamanan Antar Negara Atasi Ransomware

Ilustrasi komputer terinfeksi malware ransomware (Kaspersky)

Arah -  Program jahat (malware) ransomware WannaCry makin agresif menyerang komputer di seluruh dunia. Hingga kini tercatat ada 200.000 komputer di lebih dari 150 negara yang terinfeksi ransomware WannaCry.

Berbagai negara berlomba-lomba menangkal serangan malware 'tukang palak' itu. Ya, karena ransomware WannaCry akan mengunci data di komputer dan meminta uang tebusan 300 dolar AS untuk membuka kunci file data tersebut.

Indonesia pun begitu. Internet Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) terus bekerja menjaga jaringan Internet di Indonesia agar tidak mudah disusupi malware jahat.

"Kita terus monitoring internet. Dan kita selalu lakukan aksi tanggap jika terjadi potensi serangan internet," kata Bisron Wahyudi Petugas Data Base dan Data Centre ID-SIRTII, kepada Arah.com di Jakarta, Senin (15/5).

Baca Juga: Jusuf Kalla: Ada Virus, Ya Pakailah Antivirus
Baru RS Harapan Kita dan RS Dharmais yang Lapor Kena Ransomware

Ia menuturkan pihaknya selalu memberikan pemahaman dan sosialisasi untuk pengguna Internet di Indonesia agar selalu berhati-hati saat berselancar di dunia maya.

Selain itu, ID-SIRTII juga telah bekerjasama dengan mitra pengamanan antar negara untuk berbagi informasi, sehingga jika terjadi serangan yang mengancam sudah menyiapkan diri.

"Kita bekerjasama dengan mitra pengamanan antar negara untuk mencegahh hal yang tidak dinginkan," ucap Bisron.

Ransomware WannaCry dilaporkan telah menyerang sistem komputer di Rumah Sakit (RS) Harapaan Kita dan RS Dharmais. Akibatnya pelayanan pasien di dua rumah sakit itu terganggu.

Bahkan, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pelayana pasien di dua rumah sakit itu menggunakan sistem manual. Padahal, sebelumnya rumah sakit itu sudah menggunakan sistem jaringan komputerisasi dalam melayani pasien.

"Iya jadi manual, di Dharmais jadi manual, di rumah sakit di Inggris yang kena serangan juga jadi manual. Pakai kertas lagi, jadi paperworks," kata Rudiantara, Minggu (14/5). (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

BEI Pakai Sistem Keamanan Berlapis Tangkal Serangan Ransomware BEI Pakai Sistem Keamanan Berlapis Tangkal Serangan Ransomware
Ini Pertolongan Pertama Komputer yang Terinfeksi Ransomware Ini Pertolongan Pertama Komputer yang Terinfeksi Ransomware
Baru RS Harapan Kita dan RS Dharmais yang Lapor Kena Ransomware Baru RS Harapan Kita dan RS Dharmais yang Lapor Kena Ransomware

#Jakarta #serangan malware #Malware #Virus Komputer #Ransomware #ID-SIRTII

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar