Terkuak, Monster Raksasa yang Terdampar di Maluku Adalah...

Monster raksasa ditemukan terdampar di Maluku (Pattimura Military Command)

Arah -  Penemuan bangkai monster raksasa yang terdampar di Pantai Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, pada Selasa (9/5) bikin warga setempat.

Banyak yang menduga monster raksasa itu adalah cumi. Tapi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memastikan monster raksasa itu adalah paus.

Kepastian itu setelah LIPI mengirim satu peneliti dan dua teknisi untuk observasi lapangan dan mengambil sampel monster raksasa tersebut.

"Tim ini melakukan pengamatan, pengukuran, dan pengambilan sampel untuk uji laboratorium. Mereka melakukan observasi pada pukul 18.43 WIT ketika kondisi air laut surut. Ini untuk memudahkan pengukuran dan pengambilan foto serta sampel dari tubuh hewan laut tersebut," kata Augy Syahailatua, Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam LIPI dalam pernyataan kepada Arah.com, Selasa (16/5).

Augy menyampaikan dari hasil observasi itu diperoleh data bahwa bangkai monster laut itu berada di posisi geografis 03?20’56,8” LS, 128?02’51,7” BT.

Baca Juga: Begini Penampilan Firza Husein Saat Datangi Polda Metro
Pengacara Rizieq Sebut Kasus Chat Mesum Rawan Direkayasa

"Dan data morfometri tubuh yang terekam adalah panjang tubuh 23,20 meter (m), lebar tubuh 6,50 m, panjang sirip dada 2,80 m, panjang sirip ekor 1,74 m, lebar sirip ekor 0,59 m, lebar seluruh sirip ekor 3,33 m, panjang tulang rahang bawah yang tampak 5,30 m, panjang rahang atas 3,73 m, lebar rahang atas 1,35 m, panjang ruas tulang dekat ekor 0,27 m, dan panjang ruas tulang dekat punggung 0,70 m," jelasnya.

Ciri karakter morfologi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi hewan laut ini adalah sirip ekor, sirip dada, tulang kerangka tubuh, baleen yang terdapat pada rahang atas, guratan pada bagian dada dekat sirip dada.

"Atas dasar ciri tersebut dapat dipastikan bahwa hewan laut yang terdampar adalah seekor Paus yang merupakan mamalia laut, sehingga informasi yang menyatakan bahwa hewan tersebut cumi raksasa adalah tidak benar," ungkap Augy.

Sedangkan untuk mengetahui jenis paus yang terdampar itu cukup sulit diidentifikasi, karena bangkai yang tidak utuh lagi. Kesulitan dalam identifikasi ini juga dipengaruhi oleh posisi bangkai dengan bagian perut hingga dada berada di atas, sedangkan bagian punggung dan kepala berada di bawah.

"Untuk penentuan jenis paus menunggu hasil uji DNA dari sampel yang telah diambil," pungkas Augy.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Kawal Pemeriksaan Rizieq, FPI Siap Geruduk Mapolda Metro Jaya Kawal Pemeriksaan Rizieq, FPI Siap Geruduk Mapolda Metro Jaya
Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela
Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

#Jakarta #Paus #bangkai paus #Maluku #Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar