Kisah Aki Sobandi, Pria Berusia 122 Tahun di Purwakarta

Aki Sobandi, pria usia 122 tahun, tertua di Purwakarta. (Foto: Arah.com/Hary Anto)

Arah -  Namanya Aki Sobandi. Ia lahir jauh sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada 2 Maret 1895.

Pria berusia 122 tahun ini bisa jadi merupakan orang tertua di Purwakarta. Kini ia tinggal di Kampung Tajur RT 05/03 Desa Sindanglaya, Kecamatan Sukatani.

Usianya boleh saja melebihi kemerdekaan Indonesia, tetapi dirinya masih bugar dan sehat. Hanya indera pendengarannya yang sudah menurun dan bicaranya agak terbata-bata.

Jika ditanya berapa umurnya, Aki Sobandi bahkan sudah tak mampu mengingatnya. Yang bisa menjawab hanya lembar Kartu Keluarga yang ia miliki.

Namun demikian ia dapat begitu semangat mengisahkan pengalaman-pengalaman hidupnya selama seabad lebih. Masih bisa ia ceritakan masa mudanya yang sempat ikut berperang melawan penjajah.

"Usia mah udah keingetan. Pernah ikut nyerbu ke Bandung, diajak pemerintah ada 100 orang. Pas datang ke sana, aki bingung da yang lain mah bawa pistol, tapi aki pake bambu runcing," ungkap Aki Sobandi kepada Arah.com di rumahnya, Purwakarta, Selasa (16/5/2017).

Karena kebingungan, lanjut Aki, ia tidak terlibat lama dalam peperangan melawan Belanda di Bandung. Pun ketika dirinya turut berjuang melawan penjajahan Jepang.

"Dulu mah hidup ga tenang, banyak ketakutan. Kalau ada yang bilang musuh yang menyerang ke sini (Purwakarta), aki kabur ke hutan di daerah Pasir Malaka, rumah pada dibakarin," tuturnya.

Baca Juga: Jokowi Mendadak Kumpulkan Tokoh Agama, Ada Apa?
Ganteng, Pengawal Presiden Korsel ini Bikin Hati Netizen Meleleh

Oleh karena itu, Aki mengaku berkali-kali membuat rumah sederhana hanya untuk tinggal sementara di tengah sawah atau hutan.

Ia yang kini tinggal bersama anak bungsunya ini juga menceritakan kekejaman DI/TII, yang saat itu memberontak pemerintahan Indonesia.

"Jaman DI juga ngalamin, takut. Yang berani melawan kan langsung dibunuh. Sempat diajak melawan, tapi aki teh pura-pura sakit saat itu, jadi ga jadi pergi melawan pasukan DI," jelasnya.

Di sela obrolan, Aki dengan penuh semangat menceritakan kisahnya melihat presiden pertama Indonesia, Soekarno, saat mengunjungi Purwakarta.

"Tahunnya ga tau, setelah Belanda pergi. Ada yang ngumumin bakal ada presiden ke kota, Aki jalan kaki barengan dari sini," ucap Sobandi.

"Tinggi besar Soekarno teh, telinganya juga besar. Sambil duduk di atas mobil, Soekarno berteriak-teriak ngomong 'Merdeka! Merdeka!'," sambung dia dengan semangat.

Aki yang mengaku sempat menjadi RT di daerah Sindanglaya ini pun berujar, dirinya merupakan salah satu orang yang membantu membangun bendungan Jatiluhur.

"Jadi kuli ngambilin batu terus dipecahin buat bendungan Jatiluhur, selama tiga bulan Aki jadi kuli," ungkapnya.

Ingatan tajam Aki Sobandi bukan hanya tentang perjuangannya di masa-masa kemerdekaan Indonesia. Dirinya juga masih mampu bercerita dengan lengkap mengenai masa mudanya, kelahiran anak, cucu, hingga cicitnya.

"Yang seumuran Aki, balad Aki sudah tidak ada semua. Inget anak ada enam laki-laki 3 orang, perempuan 3 orang. Cucu ada dua puluh. Cicit udah ada 30 orang," katanya.

Memori yang kuat dan fisik yang masih bugar di usia senja, menurut Aki bukan tanpa usaha. Demi menjaga tubuh tetap segar, ia tetap aktif bergerak dengan diimbangi makan, minum, dan istirahat yang cukup. Iapun punya rahasia. Jika badannya merasa sakit, ia bergegas pergi ke sungai dekat rumahnya untuk berendam.

"Iya, kalo lagi merasa sakit jalan kaki ke sungai di bawah. Berendam aja, jam 3 subuh," jelasnya.

Hal tersebut pun dibenarkan oleh cucunya, Idris, yang mendampinginya di rumah tersebut. Idris bahkan merasa kagum, betapa sang kakek masih kuat beraktivitas seperti itu.

Idris yang bekerja sebagai pegawai di kantor Desa Sindanglaya mengatakan, Aki tidak pernah mengalami sakit yang parah. Paling-paling hanya sakit kepala dan sakit perut. Sebulan terakhir, kata Idris, Aki masih kuat bekerja di sawah.

"Sebelumnya mah masih sering ngerokok, berhenti beberapa bulan lalu. Saya dulu waktu kecil diajak ke sawah, mencari kayu bakar, menggembala hewan," tutur Idris.

"Banyak yang ga percaya umurnya udah 122, kalau liat fisik aki mah. Tapi dari ceritanya kan terbukti. Dia sudah banyak mengalami kejadian masa lalu Indonesia," pungkasnya.

Video trending pilihan redaksi

Berita Terkait

Pemkab Purwakarta Rugi Rp1 Miliar karena Kerusakan Tambang Batu Pemkab Purwakarta Rugi Rp1 Miliar karena Kerusakan Tambang Batu
Pencak Silat 'Go International' Lewat Festival Bela Diri Dunia Pencak Silat 'Go International' Lewat Festival Bela Diri Dunia
Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat

#Jakarta #Aki Sobandi #Pria Tertua #Purwakarta #Jawa Barat

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar