Dua Cara Menteri ESDM agar Migas Jadi Devisa Indonesia

Menteri ESDM Ignasius Jonan (tengah) dan Menteri BUMN Rini Soemarno (ketiga kanan) didampingi Plt Dirut Pertamina Yenni Andayani (kanan) meninjau lokasi "ground breaking" pembangunan fasilitas Submarine Pipe Line (SPL) dan Single Point Mooring (SPM) di Pertamina Refinery Unit VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (16/2). Pembangunan Fasilitas SPL/SPM tersebut untuk meningkatkan pasokan minyak mentah ke kilang RU VI Balongan. (Foto: Antara/Dedhez Anggara)

Arah -  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menginginkan industri minyak dan gas bumi (migas) menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Industri migas ini tidak hanya menjadi salah satu sumber devisa negara saja, tapi kalau bisa memilih, ingin menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Jonan ketika menghadiri konvensi Asosiasi Migas Indonesia (IPA) di Jakarta, Rabu, (17/5/2017) seperti dilansir dari Antara.

Meski semakin lama produksi migas semakin berkurang, di mana biaya operasional dan cara-cara mendapatkan migas semakin susah dan mahal, Jonan tetap menginginkan industri migas Indonesia mampu produksi secara maksimal.

Jonan juga telah menyiapkan sejumlah langkah agar migas menjadi devisa negara. Pertama adalah dengan efisiensi operasional. Menurutnya, tidak ada industri dan ahli yang dapat memprediksi harga minyak dunia dengan tepat tiap tahunnya.

Baca Juga: Perilaku Adil dalam Menegakkan Kebenaran Menurut Gus Mus
Akhirnya Djarot Penuhi Permintaan Ahok

Sedangkan ketersediaan migas di Indonesia juga semakin menurun jumlahnya. Maka Jonan mengingatkan kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) agar lebih giat dalam melakukan eksplorasi dengan cara efisien, terutama Pertamina yang dimiliki oleh Indonesia sendiri.

Kedua adalah proses administasi yang cepat akan dapat membantu penghematan berbagai biaya dan efisiensi. Rata-rata waktu yang dibutuhkan hingga menghasilkan minyak pertama memerlukan periode hingga belasan tahun.

"Blok Masela saja 10 tahun prosesnya, ini kalau first oil atau first gas-nya seperti ini, bisa-bisa saya pikun baru muncul minyaknya, maka saya harap SKK Migas dan ihak lainnya dapat memberikan waktu lebih singkat bagi investor," ujarnya.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Jonan Dibikin Pusing Gara-gara Revisi PP Ini Jonan Dibikin Pusing Gara-gara Revisi PP Ini
Lihat Pawai Budaya Surabaya, Menteri ESDM: Ini Seperti di Amerika Lihat Pawai Budaya Surabaya, Menteri ESDM: Ini Seperti di Amerika
Jonan: Presiden Minta Saya Reformasi Birokrasi di Pertambangan Jonan: Presiden Minta Saya Reformasi Birokrasi di Pertambangan

#Jakarta #Migas #Ignasius Jonan #Menteri ESDM #Kementerian ESDM #devisa #Ekonomi Indonesia

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar