Hore! 10.000 Buku Buat Daerah 3T dari Kemdikbud

Ilustrasi anak-anak sedang membaca buku dari vespa pustaka. (Shutterstock)

Arah -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyatakan akan menyediakan sebanyak 10.000 buku untuk daerah-daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T).

"Nanti, kami akan menyediakan 10.000 buku yang disebar di setiap provinsi daerah 3T," ujar Mendikbud Muhadjir Effendy, di Jakarta, Rabu (17/5).

Dengan demikian, kata dia diberitakan Antara, diharapkan budaya baca buku masyarakat di daerah 3T tersebut meningkat dan semakin memperkenalkan budaya masyarakat yang berbeda antara satu dan lainnya.

"Diharapkan juga akan tumbuh toleransi," ucapnya, berharap.

Baca Juga: Masya Allah, Merdunya Suara Pasha Ungu Saat Kumandangkan Adzan
Foo Figthers Bakal Konser di Singapura, Tiket Dijual Rp1,1 Juta

Program ini merupakan salah satu cara untuk mempercepat literasi bagi warga Indonesia dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional 2017.

Muhadjir menjelaskan, penyebaran puluhan ribu buku ini sangat penting, mengingat masih rendahnya minat baca anak-anak saat ini. Tantangan ke depan tentu akan semakin berat jika tidak segera dicarikan solusinya sedari dini.

Untuk mendorong minat baca anak-anak, lanjut Muhadjir, pemerintah akan memperbanyak jumlah buku bacaan di sekolah-sekolah, baik yang berkategori mata pelajaran ataupun bukan.

"Nanti juga mungkin akan ada program afirmasi dari pemerintah terhadap buku-buku yang kurang laku di pasaran, namun memiliki peranan yang penting bagi bangsa," tutur Muhadjir.

Terkait peredaran buku yang masih berseberangan dengan nilai-nilai kebangsaan, Muhadjir mengatakan pemerintah membutuhkan peran serta masyarakat karena yang bersangkutan termasuk kategori bukan buku mata pelajaran.

Peran aktif masyarakat untuk melaporkannya, kata Muhadjir, akan direspon dan ditanggapi secara cepat oleh pemerintah.

"Kalau kita sendiri yang mengontrol maka sangat tidak mungkin, masyarakat harus kooperatif dengan pemerintah," tukasnya.

Video trending pilihan redaksi

Berita Terkait

Rumah Belajar Kita: Membangun Generasi Muda Cerdas Indonesia Rumah Belajar Kita: Membangun Generasi Muda Cerdas Indonesia
Kapolda Metro Sebut Saksi Kasus Palu Arit Rizieq Sudah Cukup Kapolda Metro Sebut Saksi Kasus Palu Arit Rizieq Sudah Cukup
550 Aparat Kepolisian Bantu Evakuasi Kebakaran Pasar Senen 550 Aparat Kepolisian Bantu Evakuasi Kebakaran Pasar Senen

#Jakarta #Baca Buku #Hari Buku Nasional #Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan #Muhadjir Effendy

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar