Djarot Tolak Bertemu Dengan Tim Sinkronisasi Anies-Sandi

Ketua Tim Sinkronisasi pasangan Anies-Sandi, Sudirman Said (kanas-mic) ketika memberikan keterangan pers di rumah partisipasi, Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (15/5). (Foto: Arah.com/ Restu Saputra)

Arah - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengaku tidak mau bertemu dengan Tim Sinkronisasi pasangan Gubernur terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk membahas penyelarasan program kerja ke dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018.

"Saya masih fokus untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang harus saya selesaikan dan beberapa kegiatan, saya masih fokus di situ," kata Djarot di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (18/5).

Penyusunan APBD 2018, menurut Djarot sudah sampai musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) dan semua datanya sudsh masuk ke dimasukan ke dalam elektronik musrenbang.

Pembahasan APBD 2018 sudah selesai di dalam tahap musrenbang. Nantinya, kata Djarot, Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Selain itu, akan disusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

"Karena bagaimanapun secara peraturan perencanaan pembangunan dimulai dari bawah," jelas Djarot.

Selain itu, menurut Djarot, DPRD juga mempunyai hak untuk menyusun anggaran. Lantaran mempunyai hak budgeting. Maka Tim Sinkronisasi Anies-Sandi dapat memasukan usulan program unggulan ke fraksi partai politik yang mendukungnya di DPRD DKI.

"Sampaikan ke sana, sehingga kami fokus, tidak bongkar pasang di tengah jalan. Kalau disana ada Tim Sinkronisasi disini juga ada tim sendiri," tegas Djarot.

Baca Juga: KPK Hadirkan 3 Saksi di Sidang Praperadilan Miryam
Facebook Tegaskan Perangi Clickbait

Lebih lanjut, Djarot mengatakan proses sistem sudah berjalan. Sehingga dirinya dan jajaran Pemprov DKI tidak bisa merubah sistem tersebut.

"Sistem e-budgeting sudah berjalan. Kecuali kita tidak menggunakan sistem ini atau masih manual. Masa kita kembali manual lagi. Kalau kembali manual lagi berarti tidak transparan lagi dan tidak bisa dikontrol secara transparan oleh seluruh masyarakat," pungkas Djarot. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Djarot Tidak Tahu Kenapa Program Anies-Sandi Ditolak APBD-P Djarot Tidak Tahu Kenapa Program Anies-Sandi Ditolak APBD-P
Anies-Sandi Belum Memiliki Kesempatan Bahas APBD-P dengan Pemprov Anies-Sandi Belum Memiliki Kesempatan Bahas APBD-P dengan Pemprov
M Taufik Minta Ahok Setujui APBD-P Disusun Anies-Sandi M Taufik Minta Ahok Setujui APBD-P Disusun Anies-Sandi

#Jakarta #Tim sinkronisasi #Timses Anies-Sandi #Anies-Sandi #Anies Baswedan #Sandiaga Uno #Plt Gubernur Djarot #Djarot Saiful Hidayat #APBD DKI

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar