Situ Buleud Purwakarta,Tempat Asyik Buat Ngabuburit Saat Ramadhan

Situ Buleud atau sekarang dikenal dengan Air Mancur Sribaduga (foto/arah.com/Haryanto)

Arah - Untuk menunggu datangnya adzan Magrib atau berbuka puasa nanti di bulan Ramadhan, masyarakat Indonesia sering beraktivitas atau melakukan kegiatan apapun yang bisa membuat lupa akan puasa. Dengan sebutan 'ngabuburit', warga bisa melakukan berbagai kegiatan, seperti berkumpul dengan teman, keluarga atau sanak saudara di taman kota, bahkan hingga berbelanja untuk keperluan berbuka.

Di Kabupaten Purwakarta, ada tempat-tempat yang layak direkomendasikan untuk tempat 'ngabuburit'. Salah satunya adalah Situ Buleud atau yang sekarang dikenal dengan Air Mancur Sribaduga, adalah salah satu tempat yang menjadi favorit saat ini, dikarenakan menjadi tempat air mancur terbesar di Asia Tenggara.

Di tempat tersebut, para warga yang ingin ngabuburit bisa menghabiskan waktu dengan berolahraga, berswafoto atau hanya sekedar nongkrong dan berbincang sembari menikmati senja di situ buleud dengan hiasan patung di tengah situ.

Muhammad Rizky (21), warga Purwakarta ini menyebutkan kedatangan dirinya di situ buleud hanya untuk mengabadikan momen bersama teman-temannya di situ yang kini telah berubah drastis dari yang sebelumnya.

"Dari sore tadi jam 4an disini, sama temen temen aja, enak, nyaman disini. Selfie bareng dan ngobrol ngalor ngidul ngabisin waktu. Biasanya kalo bulan puasa juga ini jadi tempat favorit sih," katanya saat ditemui arah.com, Kamis (18/5/2017).

Tidak hanya Situ Buleud, di kawasan sekitar jalan Siliwangi dan jalan KK Singawinata pun memiliki ketertarikan lainnya. Masih ada taman Citra Resmi dan taman Cerdas Surawisesa, yang menjadi tempat berkumpul dan swafoto selain di air mancur Sribaduga.



Tak jauh dari lingkaran Air Mancur Sribaduga, tempat lain untuk menunggu kumandang adzan, berada di dalam komplek Pemerintahan Kabupaten Purwakarta. Ada tiga taman, Taman Pancawarna, Taman Maya Datar dan Taman Pasanggarahan Padjadjaran, yang patut ditapaki bagi yang menyenangi foto atau hanya sekedar berjalan-jalan.

Di tempat tersebut pun dipercantik oleh banyaknya tanaman dan lampu-lampu yang berubah warn, serta diperindah lagi dengan adanya air mancur kecil di beberapa kolam yang ada.

Baca Juga: Waspada Kuis Alfamart Hoax Beredar
12 Anak Jalanan di Bawah Umur Terjaring Razia Dinsos Bandung

Salah satu warga yang datang di taman Maya Datar, Santi (18) mengatakan dirinya datang ke salah satu taman di area Pemkab Purwakarta ini untuk berfoto.

"Mumpung lagi deket sini, mampir deh. Awalnya segan, kirain enggak boleh masuk, tapi ternyata boleh. Ya udah lumayan buat foto-foto di sini," ungkapnya yang datang bersama dua teman lainnya.

Usai melakukan kegiatan di dua tempat favorit 'ngabuburit', warga yang menunggu waktu berbuka puasa, jika waktunya telah tiba kumandang adzan akan terdengar dari masjid agung Baing Yusuf, yang notabene hanya berjarak beberapa meter dari taman Maya Datar.



Masjid yang menjadi saksi bisu penyebaran Islam di Kabupaten terkecil kedua di Jawa Barat itu, menjadi tempat yang sangat tepat untuk menunggu waktu makan, di saat setelah seharian penuh berpuasa nanti.

Rangkaian ngabuburit di Purwakarta, bisa dilakukan warga dengan mengunjungi tiga tempat tersebut. Meskipun menapaki tiga tempat sekaligus, warga tidak akan merasakan kecapean saat 'ngabuburit' nanti, karena ketiga tempat itu hanya berjarak kurang dari satu kilometer. Ditambah dengan keindahan yang diberikan dari tiga tempat tersebut, masyarakat akan lupa bahwa dirinya sedang menahan lapar dan minum berpuasa. (Haryanto)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Banyak Keramba, Kualitas Air Waduk Jatiluhur Buruk Banyak Keramba, Kualitas Air Waduk Jatiluhur Buruk
Cium Aroma Adu Domba, Rizieq Sebut Umat Islam Difitnah Anti NKRI Cium Aroma Adu Domba, Rizieq Sebut Umat Islam Difitnah Anti NKRI
Berang Fatwa MUI Dikriminalisasi, Din Sindir Kapolri Berang Fatwa MUI Dikriminalisasi, Din Sindir Kapolri

#Jakarta #ngabuburit #Purwakarta #Masjid #Info Traveling #Travel

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar