Masya Allah, Siswa Disabilitas Siap Daki Gunung Manglayang

Ilustrasi Gunung Merbabu. (Foto: Shutterstock)

Arah - Dua puluh siswa disabilitas netra dari Lembaga Wyata Guna Kota Bandung akan menggelar Ekspedisi Netra pada Hari Disabilitas Netra Internasional dengan mendaki Gunung Manglayang, Jawa Barat bersama pencinta alam Pantera Fisip Universitas Padjajaran (Unpad).

"Di Hari Disabilitas Internasional, jadi kita akan lakukan ekspedisi pendakian gunung bersama disabilitas netra yang namanya ekspedisi netra, perjalanan ke Gunung Manglayang," ujar Ketua Ekspedisi Pantera, Muhamad Arief di Gor Padjajaran, Kota Bandung, Jumat (19/5).

Arief mengatakan, sebelum melakukan pendakian, sekitar 20 siswa disabilitas netra dilatih berbagai kemampuan seperti latihan panjat tebing di Gor Padjadjan, Kota Bandung. Kegiatan ini, menurut dia, sebagai rangkaian persiapan sebelum peringatan HDI pada 3 Desember mendatang, dengan mematangkan kesiapan fisik dan mental disabilitas netra.

"Agar teman-teman disabilitas netra memiliki mental dan fisik yang kuat ketika berada di alam bebas. Dan juga diajarkan mengenai kode etik ketika berada di alam bebas," katanya.

Tak hanya pelatihan panjat tebing, Pantera Fisip Unpad pun melatih disabilitas netra berbagai kemampuan seperti Rappeling (turun tebing) serta pemahaman naik gunung.

Hal ini sejalan dengan tujuan panti sosial bina netra Wyata Guna dalam program peningkatan kualitas diri. Agar penyandang disabilitas netra mampu mandiri dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

"Untuk pembentukan kemandirian, jadi salahsatunya dalam kegiatan outdoor, membentuk kekuatan fisik dan mental untuk lebih berani," kata dia.

Sementara itu, Humas Wyata Guna, Suhendar, menuturkan latihan panjat tebing serta ekspedisi netra ini untuk memberikan suatu momen yang berbeda dibanding peringatan HDI sebelumnya.

Baca Juga: Begini Djarot dan Anies Baswedan Memaknai Ramadhan 1438 H
Goes To Kampung, Cara Pemkot Surabaya Dongkrak Ekonomi Eks Dolly

Ia ingin agar beragam kegiatan yang dilakukan saat ini, memberikan suatu dampak terhadap disabilitas netra untuk meningkatkan kepercayaan diri serta kemandirian yang selama ini dipandang sebelah mata.

"Nah ini tahun ini kita ingin memberikan satu momen yang lain, yang biasanya untuk difable hanya upacara kemudian diberikan motivasi atau wejangan kemudian bubar tanpa bekas. Nah untuk difable sendiri momen seperti ini ada satu bekal bagi teman-teman difable," kata dia.

Selain itu, kata dia, dengan adanya kegiatan ini menjadi bukti bahwa disabilitas netra dapat melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan non difable jika diberikan kesempatan yang sama.

"Semua kalangan baik itu difable maupun non difable mari hilangkan jurang pemahaman, bahwa tunanetra itu harus dikasihani, yang penting ada satu kunci berikan mereka kesempatan dan berikan mereka peluang akhirnya mereka akan memberikan yang terbaik," pungkasnya. (Antara).

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Keren! Wanita Penyandang Disabilitas Ini Sudah Keliling Dunia Keren! Wanita Penyandang Disabilitas Ini Sudah Keliling Dunia
DPR RI Komitmen Untuk Sejahterakan Para Penyandang Disabilitas DPR RI Komitmen Untuk Sejahterakan Para Penyandang Disabilitas
Ini Curahan Hati Pedagang, Korban Kebakaran Pasar Senen Ini Curahan Hati Pedagang, Korban Kebakaran Pasar Senen

#Jakarta #anak disabilitas #Penyandang Disabilitas #disabilitas #Universitas Padjajaran (Unpad) #Gunung Indonesia #mendaki gunung #Gunung

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar