Hari Kebangkitan Nasional, Djarot: Saya Minta Maaf

Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat ketika ditemui di Balai Kota, Jakarta, Kamis (16/5). (Foto: Arah.com/ Muhamad Ridwan)

Arah -  Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta,  Saiful Hidayat menghadiri Jalan Damai Kebangsaan Lintas Agama di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Dalam sambutannya, Djarot mengatakan proklamasi tidak bisa terlepas dari kebangkitan nasional. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 109 menurut Djarotasyarakat harus sadar bahwa Indonesia adalah negara Pancasila.

"Bahwa kita semua memang berbeda, perbedaan itu bisa menyatukan kita karena sudah berikrar di bawah bendera ideologi Pancasila," kata Djarot di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2017).

Baca Juga: PTUN Putuskan Ahok Tidak di Non-Aktifkan, Djarot: Apa Bedanya
Sita Handphone Firza-Rizieq, Polisi Temukan Percakapan Soal...
Polisi Benarkan Foto Syur Firza Husein di Kasus BaladaCintaRizieq

Djarot meminta warga Jakarta untuk mempertahankan jiwa nasionalismenya melalui Hari Kebangkitan Naeional, Djarot berharap  seluruh masyarakat dapat semakin memperkuat jiwa nasional untuk terus menyadarkan diri bahwa perlu ada perubahan sikap yang mendasar dari diri masing-masing.

"Mereka yang punya sikap mental suka mengeluh, sikap mental suka menghina, sikap mental suka korupsi, sikap mental masih suka melanggar hukum, marilah kita kembali memperbaiki mental-mental yang tidak baik itu. Berbagai pengalaman sudah kita alami di Jakarta dan apa yang terjadi di Jakarta akan dilihat saudara kita di seluruh tanah air, termasuk juga dunia internasional," tuturnya.

Lebih lanjut, Djarot umat Islam sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan, diharapkan bisa mensucikan jiwa serta berdoa untuk meminta ampunan atas semua tindakan dosa yang pernah dilakukan.  

"Minta maaf kepada umat manusia jika tindakan kita menimbulkan marah dan tersinggung. Saya atas nama Pemprov DKI minta maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh warta Jakarta apablia dalam memberikan pelayanan ada kekurangan atau khilaf," pungkas Djarot. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

PTUN Putuskan Ahok Tidak di Non-Aktifkan, Djarot: Apa Bedanya PTUN Putuskan Ahok Tidak di Non-Aktifkan, Djarot: Apa Bedanya
SBY Ngetwitt Soal Berita Hoax, Ini Tanggapan Timses Agus-Sylvi SBY Ngetwitt Soal Berita Hoax, Ini Tanggapan Timses Agus-Sylvi
Rizieq Minta BIN Berhenti Memata-matai Ulama Rizieq Minta BIN Berhenti Memata-matai Ulama

#Jakarta #Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) #Plt Gubernur Djarot #Berita terkini

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar