Terbongkar, Ini Aturan Rahasia Facebook Soal Konten Negatif

Logo Facebook ditampilkan di website perusahaan di Bordeaux, Prancis. (REUTERS / Regis Duvignau / File Photo)

Arah -  Harian terkemuka Inggris The Guardian membongkar rangkaian aturan dan panduan rahasia Facebook soal postingan negatif. Hasil investigasi itu, dipublikasikan di harian The Guardian, Senin (22/5).

"Aturan-aturan dan pedoman-pedoman rahasia Facebook untuk menentukan apa yang boleh diposting dua miliar penggunanya. Penyelidikan ini yang akan memicu debat global mengenai peran dan etika raksasa media sosial itu," tulis The Guardian dalam laporan utamanya.

Guardian mengaku telah melihat dan mempelajari 100 manual pelatihan internal, spreadsheet, bagan dan flowchart yang menguak pandangan dalam cetak biru yang digunakan Facebook untuk memoderasi masalah-masalah seperti kekerasan, ujaran kebencian, pornografi, rasisme dan bunuh diri. Bahkan ada pedoman mengenai pengaturan hasil pertandingan dan kanibalisme.

Facebook 'Files' itu mengungkapkan kode-kode dan aturan-aturan yang dibuat itu disiapkan untuk menghadapi tekanan hebat di Eropa dan Amerika Serikat.

Rangkaian aturan dan pedoman yang dibongkar The Guardian itu melukiskan kesulitan-kesulitan yang dihadapi para eksekutif pengelola Facebook dalam merespons tantangan-tantangan baru seperti "pornografi balas dendam" (konten porno yang diposting atas tujuan mencemarkan pihak-pihak tertentu).

Baca Juga: Terungkap! Misteri Segitiga Bermuda yang Lenyapkan Puluhan Kapal
Wow, Nilai Bitcoin Tembus Rp26 Juta Per Koin
Bohong Soal Whatsapp, Facebook Didenda Rp1,6 Triliun

Dari investigas The Guardian juga terungkap skala raksasa pekerjaan para moderator Facebook yang hanya punya waktu 10 detik untuk memutuskan moderasi konten.

"Facebook tidak lagi bisa mengontrol konten-kontennya," kata salah seorang sumber. "Media sosial ini sudah berkembang terlau besar, terlalu cepat."

Banyak sekali moderator yang mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap ketidakkonsistenan dan keanehan dalam kebijakan-kebijakan Facebook.

Mereka menyebut konten-konten seksual adalah salah satu konten yang sangat rumit dan membingungkan.

Dokumen lainnya menyebutkan Facebook mengkaji kembali 6,5 juta laporan setiap pekan yang berkaitan dengan akun-akun palsu yang terkenal dengan istilah FNRP (fake, not real person atau bukan orang sebenarnya).

Tapi, tetap saja aturan Facebook untuk postingan negatif itu bisa mengusik para pembela kebebasan berpendapat yang mulai mengkhawatirkan beralihnya peran Facebook sebagai lembaga sensor terbesar di dunia.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Bohong Soal Whatsapp, Facebook Didenda Rp1,6 Triliun Bohong Soal Whatsapp, Facebook Didenda Rp1,6 Triliun
Meski Patah Kaki, Bocah Ini Tetap Semangat Kawal Rizieq Meski Patah Kaki, Bocah Ini Tetap Semangat Kawal Rizieq
Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri

#Jakarta #Facebook #Konten Negatif #Berita terkini

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar