Masyarakat Diperbolehkan Itikaf di Istiqlal, Asalkan..

Masjid Istiqlal. (Foto: Arah.com/ Restu)

Arah -  Kepala Bagian Protokoler Masjid Istiqlal Abu Hurairah mengatakan, rutinitas menjelang maupun saat bulan suci Ramadhan di Istiqlal masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ibadah salat tarawih di Istiqlal dibagi menjadi dua sesi, yakni 11 rakaat dan 23 rakaat. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat Jakarta yang ingin menunaikan ibadah sunnah Tarawih di Masjid Istiqlal bisa memilih sesuai dengan keyakinan masing-masing.

"Itu pasti sudah rutin seperti salat tarawih. Kami di Istiqlal setiap tahun melaksanakan tarawih dua sesi.  Sesi pertama bagi masyarakat yang sudah terbiasa atau kebiasaannya di rumah melaksanakan salat tarawih 11, kemudian juga kami mengakomodir kebiasaan masyarakat yang salat tarawihnya  23 rakaat," ujar Abu saat berbincang dengan arah.com, di lingkungan Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).

Baca Juga: Ternyata, di Lapas Ahok Bisa Main Instagram
Tidak Sedikit, Ini Uang yang Isunya Diberikan Sandi ke Anas
Bela HTI, Yusril: Emang Dia yang Punya Pancasila

Pada Ramadhan kali ini, pengurus masjid Istiqlal juga memberikan tausyiah kepada warga yang ingin melaksanakan ibadah di Masjid tersebesar se-Asia Tenggara itu. Selain Menteri Agama yang biasa memberikan tausyiah di Istiqlal, pihaknya tengah menjadwalkan Menteri Sosial, Khofifah untuk memberikan tausyiah.

"Sebelum tarawih kami ini dengan tausyiah. Biasanya disampaikan dihari pertama oleh Menteri Agama. Kemudian kami juga menjadwalkan ibu Menteri Sosial berceramah taraqih di Masjid Istiqlal," imbuhnya.

Abu menambahkan, kegiatan itikaf di Istiqlal terbuka bagi masyarakat. Pihak pengurus Masjid Istiqlal terbuka bagi siapapun yang ingin melaksanakan itikaf dengan mengukuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pihak Istiqlal.

"Itikaf belum, jadi memang di Istiqlal ini tidak dikoordinasi. Masjid Istiqlal khusus di bulan puasa itu terbuka 24 jam siapapun yang ingin itikaf silahkan tentunya mengikuti aturan yang ada di Masjid," pungkasnya. (Restu)

Video Trending Piliha Redaksi:

Berita Terkait

Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum
Sulit Jangkau Titik Api, Kebakaran Pasar Senen Belum Padam Sulit Jangkau Titik Api, Kebakaran Pasar Senen Belum Padam
Berang Fatwa MUI Dikriminalisasi, Din Sindir Kapolri Berang Fatwa MUI Dikriminalisasi, Din Sindir Kapolri

#Jakarta #Istiqlal #Salat Tarawih #Itikaf

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar