Mesir Tutup 21 Laman Termasuk Al Jazeera, Ini Alasannya

Ilustrasi: Media sosial. (Foto: Pixabay)

Arah -  Mesir menutup 21 laman, termasuk laman utama televisi Al Jazeera, yang bermarkas di Qatar. Puluhan laman tersebut ditutup karena diduga mendukung terorisme, kata kantor berita MENA dan sumber keamanan yang diterima Antara.

Tidak ada tanggapan resmi pihak berwenang terkait penutupan sejumlah laman itu. Pejabat dari Pengatur Telekomunikasi Nasional tidak memastikan atau membantah berita tersebut.

"Bagaimana jika itu benar? Seharusnya tidak menjadi masalah," begitu yang diucapkan pihaknya saat berusaha dikonfirmasi media.

Baca Juga: Ini Kisah Sukses Usaha Batik Warga Eks Dolly
Lumix DC-GH5, Memotret Dalam Hening

MENA mengutip sumber pejabat tinggi keamanan, yang mengatakan bahwa laman tersebut, yang juga termasuk beberapa dengan fokus pada Mesir berasal di luar negeri, seperti, Masr Al Arabiya, yang menurut pemerintah dibiayai Qatar, ditutup karena mendukung terorisme.

"Sumber dari pejabat tinggi keamanan itu mengatakan 21 laman situs telah ditutup aksesnya di Mesir karena memiliki isi yang mendukung terorisme dan ekstremisme juga (sebagai) penyebar berita bohong," kata MENA.

Dua sumber dari pihak keamanan mengatakan kepada Reuters bahwa laman tersebut ditutup aksesnya karena berkaitan dengan kelompok Ikhwanul Muslimin yang keberadaannya telah dilarang atau laman itu didanai Qatar.

Kairo menuduh Qatar mendukung Ikhwanul Muslimin, yang digulingkan dari kekuasaan di Mesir pada 2013 saat militer melengserkan presiden terpilih Mohamed Moursi menyusul unjuk rasa besar melawan pemerintahannya.

Namun, Mada Masr, laman berita Mesir bermarkas di dalam negeri, yang menggambarkan diri sebagai laman progresif serta tidak memiliki hubungan dengan kelompok terlarang atau Qatar, juga tidak dapat dibuka pada Rabu.

Laman Huffington Post versi Arab juga tidak dapat dibuka, walau versi internasionalnya dapat dibuka.

Upaya penutupan laman tersebut adalah lanjutan dari tindakan serupa oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab pada Rabu. Mereka terlibat perang kata dengan Qatar dan menutup laman Al Jazeera serta laman terkait lain.

Video trending pilihan redaksi

----

Berita Terkait

Fadli Zon Bicarakan Pemimpin Karbitan, Sindiran untuk Jokowi? Fadli Zon Bicarakan Pemimpin Karbitan, Sindiran untuk Jokowi?
Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir
Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis? Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis?

#Jakarta #Internasional #internet #Mesir

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar