Imbau Guru, Jokowi: Siswa Jangan Hanya Diisi Otaknya Tapi Jiwanya

Presiden Joko Widodo (dua kanan) didampingi Gubernur Jatim Sukarwo (kiri) dan Asisten Personalia (Aspers) Kasal Laksamana Muda TNI Karma Suta (kanan) meresmikan SMAN Taruna Nala di Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/6). Presiden mengharapkan SMAN Taruna Nala yang merupakan sekolah berbasis kepemimpinan (leadhership academy) dengan kurikulum bela negara dan kemaritiman mampu mencetak generasi muda yang unggul untuk mengejar ketertinggalan dengan negara lain. (Foto/Antara/Ari Bowo Sucipto)

Arah -Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta para pendidik (guru) benar-benar bisa untuk membina dan menempa siswa-siswinya agar menjadi putra-putri yang produktif dan menjadi kebanggaan bagi bangsa dan negara.

"Siswa-siswi ini bukan hanya diisi otaknya, tetapi juga jiwanya serta gigihnya sebuah perjuangan. Dan, saya yakin dengan tempaan dan kegigihan anak-anak di SMA Negeri Taruna Nala ini nanti akan muncul siswa siswi unggul dan benar-benar siap untuk memasuki dunia yang penuh kompetisi," kata Presiden Jokowi ketika memberikan sambutan peresmian SMA Negeri Taruna Nala di Malang, Jawa Timur, Sabtu.

Selain itu, Jokowi juga mengingatkan agar para pendidik juga menyiapkan anak didiknya untuk siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sampai memiliki cita-cita membangun negeri ini ketika mereka dewasa.

Sementara itu Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Jokowi yang berkenan meresmikan sekolah para calon anak-anak hebat Indonesia ini.

"Salah satu misi kami adalah mewujudkan SDM yang andal, berakhlak mulia, dengan cara meningkatkan kualitas masyarakat Jatim lewat pendidikan yang inovatif dan bertaqwa pada Tuhan YME," ujar Soekarwo.

Baca Juga: Gara-gara Hal Ini, Jokowi Ancam Reshuffle Kepada Para Menteri
Jelang Idul Fitri, Jokowi Minta Aparat Waspadai Ancaman Terorisme

Ia menerangkan SMA Taruna Nala merupakan pecahan dari SMAN 10 Malang yang memiliki program "leadership academy" dari Sampoerna Foundation. Sekolah ini adalah SMAN pertama yang berbasis taruna yang berasrama, bahkan asramanya sangat baik sekali seperti hotel bintang tiga.

"Saya khawatir tarunanya nanti justru tidur terus. Untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang religius, yang akademik dan nonakademik, sekolah menerapkan kurikulum bela negara dan kemaritiman yang bekerja sama dengan Angkatan Laut," tuturnya. sepertid ikutip dari antara

Soekarwo mengaku dirinya bersama KSAL memberi nama SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur, karena terinspirasi kebesaran Laksamana Nala dari Kerajaan Majapahit.

"Harapan kami mereka bisa melanjutkan ke AAL, Akpol, dan sekolah kedinasan dan menjadi anak-anak hebat, tangguh, dan nasionalisme seperti Laksamana Nala," ucapnya, berharap.

Gubernur mengatakan pada tahun pelajaran 2017-2018, SMA Negeri Taruna Nala mendapat tanggapan positif dari masyarakat luas. Tahun ini calon siswa yang mendaftar sebanyak 547 orang, namun karena keterbatasan daya tampung yang diterima 180 orang.

Jumlah keseluruhan siswa kelas 10 hingga 12 mencapai 412 siswa. Dari jumlah tersebut, 30 persen di antaranya dari kalangan keluarga kurang mampu (prasejahtera) dan berprestasi, sehingga dibebaskan dari biaya pendidikan dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemprov Jatim.

"Bagi siswa mampu yang mencapai 70 persen itu membiayai dirinya sendiri. Kalau mereka juga dibiayai dari Pemprov, itu tidak adil," ucapnya.

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Ketemu Jokowi, Presiden Prancis Disambut Lagu Maju Tak Gentar Ketemu Jokowi, Presiden Prancis Disambut Lagu Maju Tak Gentar
Soekarwo Setuju Pemerintah Bubarkan Hizbut Tahrir Indonesia Soekarwo Setuju Pemerintah Bubarkan Hizbut Tahrir Indonesia
Ketemu Trump, Presiden Jokowi Bahas Soal Terorisme Ketemu Trump, Presiden Jokowi Bahas Soal Terorisme

#Jakarta #Kunjungan Presiden Jokowi #Presiden Jokowi #Sekolah #Guru #Siswa SMA #Gubernur Jawa Timur #Soekarwo

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar