ACTA kepada Polisi: yang Terjadi di Indonesia Bukan Persekusi

Avocat Cinta Tanah Air (ACTA) ketika memberikan keterangan pers di Hotel Ibis, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/6). (Foto: Arah.com/ May Rahmadi)

Arah - Avocat Cinta Tanah Air (ACTA) mengecam penggunaan kata 'persekusi' yang kerap digunakan kepolisian. Wakil Ketua ACTA Agustiar mengatakaan, yang terjadi di Indonesia bukanlah persekusi, namun hanya tindak pidana biasa.

Sebab, menurut Agustiar, untuk menyebut suatu tindakan dikatakan merupakan aksi persekusi, harus ada motif kebencian berdasarkan identitas, ras, agama, atau gender. Hal tersebut mengacu pada Rome Statute atau Statuta Roma dari The International Criminal Court (ICC).

"(Dalam statuta itu) persekusi artinya kurang lebih pencabutan hak-hak fundamental yang disengaja dan berat, yang bertentsngan dengan hukum internasional dengan alasan identitas kelompok," kata Agustiar saat memberikan keterangan di Hotel Ibis, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/6).

Baca Juga: Dedi Mulyadi Punya Cara Jitu Hindari Persekusi
Sudah Membahayakan Agama, MUI Keluarkan Fatwa Bermedia Sosial

Ia melanjutkan, contoh kasus persekusi yang pernah disidang ICC adalah kasus Wakil Presiden Kenya William Samoei Ruto yang dinilai bertanggung jawab melakukan perburuan etnio Kikuyu, Kamba dan Kisii, yang dianggap sebagai pendukung Party of National Unity. Party of National Unity adalah lawan politik Ruto.

Sedangnkan, menurut Agustiar, di Indonesia tidak terjadi tindak pidana seberat itu. "Apa yang disebut 'persekusi' di Indonesia akhir-akhir ini jelas bukan persekusi karena korban digeruduk bukan karena identitas, tetapi karena perbuatannya dianggap menyinggung pihak lain (ulama)," ucap Agustiar.

Ia juga mengatakan, sistem hukum Indonesia tidak mengenal istilah 'persekusi'. Karena alasan itu, ACTA meminta kepolisian untuk bersikap profesional dan adil dalam menegakkan hukum. "Yang menjadi acuan haruslah hanya KUHP dan perundang-undangan yang berlaku," tandasnya. (May Rahmadi)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

DPR: Aksi Persekusi Rusak Penegakan Hukum DPR: Aksi Persekusi Rusak Penegakan Hukum
Polda Metro Buru Tersangka Persekusi Lainnya Polda Metro Buru Tersangka Persekusi Lainnya
Momen Ormas Islam Intimidasi dan Tampar Remaja Korban Persekusi Momen Ormas Islam Intimidasi dan Tampar Remaja Korban Persekusi

#Jakarta #aksi persekusi #persekusi #LSM Advokat Cinta Tanah Air (ACTA)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar