SMRC: Pilkada DKI Tidak Pengaruhi Sistem Demokrasi Nasional

Rilis Survei SMRC 'Kondisi Politik Nasional Pasca Pemilihan Gubernur DKI Jakarta (Foto/arah/com/Ridwan)

Arah - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbarunya. Hasilnya berpendapat, bahwa pasca Pilkada DKI 2017 tidak mempengaruhi kondisi politik nasional secara umum.

"Hasil persipnya di simpulkan bahwa 75 persen menyatakan perjalanan bangsa tidak ada masalah," kata Djayadi Hanan dalam diskusi rilis survei bertajuk 'Kondisi Politik Nasional Pasca Pemilihan Gubernur DKI Jakarta' di Jalan Cisadane nomor 8, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (8/6).

Djayadi dalam surveinya menyatakan, bahwa sebagian masyarakat puas terhadap jalannya demokrasi di Indonesia. Sehingga hal itu, menuritnya dapat berdampak pada meningkatnya elektabilitas Presiden Joko Widodo.

Hasilnya pada wawancara langsung yang dilakukan lembaga SMRC, 69% menyatakan puas, dengan rincian 65,4% merasa cukup puas dan 3,3% merasa sangat puas.

"Jadi sebagian besar masyarakat menyatakan demokrasi kita baik-baik saja, kalau diperhatikan sejak Maret 2016-Mei 2017, demokrasi bukannya turun tapi malah stabil, kalau pilkada DKI ada pengaruhnya harusnya menurun tapi ini tidak, jadi kita bisa menyimpulkan ini tidak ada pengaruhnya," ungkap Djayadi.

Baca Juga: Tanggapi Serius Hak Angket, KPK Panggil Ahli Hukum Tata Negara
Masjid yang Diduga Ahmadiyah Disegel, Ini Tanggapan Menag

Sedangkan dengan pertanyaan demokrasi sebagai sistem pemerintahan paling sesuai. Hasilnya menunjukkan 74% masyarakat menyatakan demokrasi paling sesuai dan terbaik untuk Indonesia, walau tidak sempurna.

"Lagi-lagi tidak ada pengaruh negatif dari pilkada DKI tentang persepsi masyarakat terhadap demokrasi sesuai atau tidak. Jadi aspek ini pun, tidak ada efek atau dampak pilkada DKI dari persepsi masyarakat tentang demokrasi," tandasnya.

Direktur Eksekutif SMRC, Djayadi Hanan menyatakan bahwa survei kali ini berdasarkan metode multistage random sampling mengambil 1750 responden sebagai sample. Survei dilakukan pada WNI berusia 17 tahun atau lebih. Margin of error penitipan tersebut sebesar plus minus 2,5 persen, sedangkan tingkat kepercayaan 95 persen. Pemilihan responden dilakukan dengan wawancara tatap muka secara langsung pada 14-20 Mei 2017.

Dalam rilis survei tersebut dihadiri oleh Yorrys Raweyai, Anggota DPP Partai Golkar, Ferry Juliantono, Wakil Ketua Umum Gerindra, dan Maruarar Sirait, Anggota DPR RI Fraksi PDIP. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Sebelum Ditolak Warga, Djarot Sampaikan Hal Mengejutkan Ini Sebelum Ditolak Warga, Djarot Sampaikan Hal Mengejutkan Ini
Dihadapan Artis Ibu Kota, Djarot Sebut Ahok Pecinta Musik Dangdut Dihadapan Artis Ibu Kota, Djarot Sebut Ahok Pecinta Musik Dangdut
Ketua Umum GP Ansor: Ahok Itu Beda Tipis Sama Sunan Kalijaga Ketua Umum GP Ansor: Ahok Itu Beda Tipis Sama Sunan Kalijaga

#Jakarta #Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) #Hasil Pilkada DKI #Hasil Survei #Pilkada DKI Jakarta 2017 #Demokrasi Indonesia

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar